Jum'at, 31 Oktober 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

PENGGEMUKAN SAPI: Inilah Usaha Instan Pencetak Untung Besar

Ismail Fahmi   -   Rabu, 29 Mei 2013, 10:59 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, SAMARINDA--- Usaha penggemukkan sapi di Provinsi Kaltim sangat menjanjikan karena tiap ekornya mampu memperoleh keuntungan pada kisaran Rp5 juta hingga Rp7 juta hanya dalam waktu 4 hingga 6 bulan.

"Ini kalau cuma satu ekor, bagaimana kalau satu peternak memiliki lima ekor sapi yang khusus untuk program penggemukkan, tentu keuntungannya akan pada kisaran Rp25 juta hingga Rp35 juta," ujar Kepala Bidang Perbibitan dan Budidaya Dinas Peternakan Provinsi Kaltim IG Made Jaya Adhi di Samarinda, Rabu (29/5).

Keuntungan per ekor sapi yang mencapai Rp5 hingga Rp7 juta itu didapat dari harga beli sapi sekitar Rp7 juta per ekor. Kemudian digemukkan sekitar 4-6 bulan, lalu harga jualnya akan berada pada kisaran Rp12 hingga 15 juta per ekor.

Hanya saja, menurut Made, baru ada beberapa peternak saja yang berani melakukan penggemukkan itu sehingga peternak tersebut hidupnya lebih mapan secara ekonomi.

Sementara ratusan peternak lainnnya di Kaltim masih banyak yang tidak membaca peluang itu, bahkan ketika peluang itu muncul karena adanya tawaran kredit dari bank, mereka juga takut tidak berhasil sehingga untuk mencoba menggemukkan sapi saja tidak berani. (antara)


Editor : Ismail Fahmi

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

 

POPULER