PEMALSUAN TANDATANGAN: LPDB tingkatkan monitoring

JAKARTA: Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah meningkatkan fungsi monitoring dan evaluasi untuk mengatasi dilema maraknya pemalsuan tandatangan yang mengatasnamakan pejabat lembaga itu.Kemas Danial, Direktur Utama
News Editor | 11 April 2012 16:47 WIB

JAKARTA: Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah meningkatkan fungsi monitoring dan evaluasi untuk mengatasi dilema maraknya pemalsuan tandatangan yang mengatasnamakan pejabat lembaga itu.Kemas Danial, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM), mengemukakan banyak persoalan yang dihadapi lembaga itu sehingga perlu meningkatkan peran monitoring dan evaluasi (monev) untuk menjamin dana yang dikelola."Masih banyak koperasi belum memenuhi persyaratan ketika mengajukan pembiayaan, baik dari sisi kelembagaan maupun kelayakan usahanya," katanya kepada Bisnis, Rabu, 11 April 2012, seusai Temu Mitra dengan debitor di Denpasar, Bali.Untuk mengatasi kendala itu, LPDB tidak henti mengirim surat kepada Dinas Koperasi dan UKM provinsi maupun kabupaten/kota mengantisipasi kelemahan koperasi sebagai calon debitor maupun pemalsuan tandatangan yang merugikan LPDB maupun debitor.Mengingat dana bergulir LPDB bukan dana hibah, harus dikembalikan untuk disalurkan kembali kepada koperasi yang membutuhkan permodalan.Oleh karena itu, acara temu mitra sangat penting sebagai media evaluasi kinerja mitra memanfaatkan secara efektif dana pinjaman dari lembaga di bawah operasional Kementerian Koperasi dan UKM.Temu Mitra Regional yang rutin diadakan LPDB di berbagai daerah, kegiatan mempererat hubungan dan komunikasi antara lembaga itu dengan koperasi sebagai mitranya.Selain itu untuk menjaga tingkat kepatuhan mitra memanfaatkan dana bergulir serta menekan angka kemacetan atau Non-Performing Loan (NPL). (tw) 

Sumber : Mulia Ginting Munthe

Tag :
Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top