Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PELUANG BISNIS: Sukses Ciptakan Lilin Replika Makanan

Pesta pernikahan merupakan momen yang spesial. Oleh karena itu, banyak calon pengantin yang mempersiapkan segala sesuatunya seunik mungkinn
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 24 April 2014  |  11:49 WIB
Aneka replika makanan dari lilin - Bisnis
Aneka replika makanan dari lilin - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA- Pesta pernikahan merupakan momen yang spesial. Oleh karena itu, banyak calon pengantin yang mempersiapkan segala sesuatunya seunik mungkin. Hal inilah yang dilakukan oleh Eki Puji Lestari.

Enam tahun lalu, Eki dan calon suaminya memikirkan produk suvenir apa yang cocok diberikan untuk kerabat dan sanak-saudaranya. Alih-alih membeli suvenir di pasar, Eki malah memproduksinya sendiri.

Kala itu, dia memproduksi lilin yang dikemas ke dalam gelas. Setelah jadi, lilin-lilin tersebut diberikan kepada para tamu. Tak disangka, banyak orang yang menyukai suvenir buatan Eki dan memesannya. Dari situ, perempuan asal Solo, Jawa Tengah ini pun melihatnya sebagai peluang bisnis nan prospektif.

Soal inspirasi, ide untuk mengembangkan produk suvenir lilin tersebut datang dari berbagai macam hal. Salah satunya adalah makanan. “Kebetulan saya hobi jajan dan makan kue. Saya lihat bentuk-bentuk kue zaman sekarang lucu-lucu. Saya pun coba membuatnya menjadi kreasi lilin,” ujar pemilik Griya Lilin Solo ini.

Ada beberapa tahap untuk menghasilkan produk yang diinginkan. Pertama, lilin dilelehkan hingga cair. Adonan lilin kemudian ditambahkan pewarna. Setelah tercampur, Eki mencetak lilin tersebut menjadi berbagai bentuk. Tak berhenti di situ, dia lantas lilin tersebut dibentuk menjadi aneka makanan, misalnya cupcakes,milkshake, es krim, rainbow cake, dan berbagai ragam kuliner nan unik.

Eki menginginkan lilin tersebut benar-benar menyerupai produk makanan aslinya. Oleh karena itu, proses ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran. “Proses produksi membutuhkan waktu 3—4 hari,” katanya.

Bukan hanya cantik secara tampilan, dia juga menambahkan wewangian atau aroma theraphy untuk setiap produk Griya Lilin Solo. Varian wewangian pun bermacam-macam, mulai dari framboze, melati, teh hijau, kayu manis, mawar, cengkeh, lavender, dan masih banyak lagi.

Eki mengaku saat ini kebanyakan konsumennya adalah calon pengantin yang mencari suvenir pernikahan nan unik. Oleh karena itu, membuat beragam bentuk dan ukuran yang disesuaikan dengan budget. Beberapa produk yang paling banyak dipesan adalah lilin bentuk es krim, cupcakes, dan rainbow cake. Namun demikian, dia juga memproduksi desain-desain lain sesuai keinginan konsumen.

Harga varian lilin unik ini dibanderol mulai dari Rp3.000—Rp150.000 per buah. Namun, dia juga membuka layanan khusus, yakni replika makanan. Harga produk ini cukup mahal, yaitu Rp700.000 per set.

“Ada beberapa rumah makanan yang menjadi langganan kami. Mereka minta dibuatkan menu andalan mereka dengan skala perbandingan 1:1. Biasanya replika tersebut akan diletakkan di restroran mereka,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang usaha
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top