Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mau COD Tapi Sibuk? Coba Layanan Transporter Saja

Selain antar makanan dan barang, cakupan jasa kurir sekarang pun semakin meluas dengan memberikan jasa cash on delivery (COD) bagi orang-orang yang ingin melakukan transaksi jual beli barang secara online.
Nenden Sekar Arum
Nenden Sekar Arum - Bisnis.com 07 Mei 2015  |  09:10 WIB
Agung melihat jasa kurir yang fokus dalam pelayanan COD masih belum banyak.  - Bisnis.com
Agung melihat jasa kurir yang fokus dalam pelayanan COD masih belum banyak. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Selain antar makanan dan barang, cakupan jasa kurir sekarang pun semakin meluas dengan memberikan jasa cash on delivery (COD) bagi orang-orang yang ingin melakukan transaksi jual beli barang secara online.

Salah satu pelaku usaha yang menangkap peluang dari maraknya transaksi COD adalah adalah Setio Agung Wijayanto yang menamai jasanya dengan Transporter.

Pria yang disapa Agung tersebut memulai bisnis jasanya sejak September 2014, tidak lama setelah dia berhenti bekerja di sebuah perusahaan. Saat itu dia hanya memiliki modal sebuah sepeda motor, dan melihat bisnis jasa COD berpeluang besar.

Dia biasanya dihubungi oleh pihak penjual untuk mengantarkan barangnya kepada pembeli, atau diminta pembeli untuk melihat barang daganganya dan mengantarkannya kepada mereka.

Agung juga bertugas untuk memeriksa apakah barang yang dipesan konsumen sesuai dengan deskripsi yang disebutkan penjual atau tidak, dan itu juga menjadi pertimbangan apakah transaksi dilanjutkan.

“Untuk uang pembeliannya bisa ditransfer ke saya untuk diberikan kepada penjual, atau bisa langsung dikirim ke penjual,” katanya.

Untuk setiap jasanya tersebut, Agung memberikan tarif flat sebesar Rp50.000 untuk pelayanan di kawasan Jakarta, dan diberikan tambahan biaya sebesar Rp5.000 untuk parkir di hotel, perkantoran, dan mal.

“Banyak juga klien yang memberi tip tambahan karena pelayanan yang dinilai baik,” paparnya.

Dalam sehari, maksimal Agung bisa menerima lima pesanan jasa COD dan pengiriman dokumen seperti faktur pembayaran, surat tagihan, dll.

Untuk jasa kirim berkas atau dokumen, Agung memberikan pelayanan dari pukul 08.00 WIB-15.00 WIB pada hari kerja dengan penerimaan berkas maksimal pukul 11.00 WIB.

Sementara itu, untuk transaksi COD dilakukan tiap hari dengan jam pelayanan dari pukul 08.00 WIB hingga 23.30 WIB, dengan batas permintaan pelayanan untuk hari yang sama pada pukul 18.00 WIB.

Agung melihat jasa kurir yang fokus dalam pelayanan COD masih belum banyak, sehingga persaingan dalam bisnis ini cenderung masih longgar dengan potensi pasar yang terus membesar tiap harinya.

“Bisnis ini rentan dengan kasus penipuan, sehingga yang paling sulit adalah menumbuhkan kepercayaan konsumen. Jika hal itu sudah didapatkan, maka konsumen akan datang dengan sendirinya,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang usaha kurir
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top