SAMUEL SEMARUN: antara Broker dan Moge

Penampilan Samuel Semarun terkenal kasual terkadang nyentrik. Sekilas, siapapun mungkin tidak akan percaya bahwa dia merupakan presiden direktur salah satu perusahaan pialang berjangka terbesar di Indonesia, PT Monex Investindo Futures.
Lili Sunardi | 13 April 2016 11:10 WIB
Samuel Semarun, Presiden Direktur PT Monex Investindo Futures. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Penampilan Samuel Semarun terkenal kasual terkadang nyentrik. Sekilas, siapapun mungkin tidak akan percaya bahwa dia merupakan presiden direktur salah satu perusahaan pialang berjangka terbesar di Indonesia, PT Monex Investindo Futures.

Pria yang meniti karir di perusahaan yang dibentuk pada 2000 itu mengaku tidak ingin menciptakan gap antara dirinya sebagai pimpinan dengan seluruh karyawannya. Dirinya merasa lebih bebas dengan bersikap egaliter di perusahaan, sehingga dapat menyerap seluruh inovasi yang dimiliki karyawan untuk mengembangkan perusahaan.

Inovasi itulah yang selama ini menjadi andalan bagi Monex untuk menjadi perusahaan pialang berjangka dengan volume transaksi terbesar di Indonesia.

Samuel mengatakan keleluasaan yang diberikan kepada karyawannya bukan tanpa batasan. Dirinya dapat bertindak sangat tegas jika menemukan kesalahan yang dilakukan oleh bawahannya dalam menjalankan bisnis perusahaan pialang berjangka.

Dia pun akan sangat detail mencatat perilaku bawahannya yang dianggap sedikit bertentangan dengan yang diharapkan. Pasalnnya, dirinya ingin membangun Monex sebagai perusahaan pialang berjangka terpercaya.

Impian yang menurutnya tidak muluk-muluk, karena masyarakat masih memandang sebelah mata bursa berjangka. Apalagi, Monex bergerak di industri pialang yang menjual jasa, sehingga memudahkan nasabahnya bertransaksi.

Dia pun kerap membawa karyawannya mengikuti seminar dari motivator dan terus melakukan pendidikan di internal perusahaan, agar dapat memiliki orang yang berkualitas dalam bisnis futures trading.

Melalui pendidikan itu, Samuel berharap seluruh pekerjanya dapat memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat mengenai industri bursa berjangka. Dengan begitu, masyarakat dapat memahami risiko dan keuntungan yang dapat diperoleh dari industri tersebut.

Sikap Samuel yang santai tidak terbentuk begitu saja. Pengalamannya riding dengan anggota klub motor gede Harley Davidson memberikan pembelajaran bagaimana menghadapi orang dan memimpin sebuah organisasi.

“Saya belajar banyak dari hobi saya riding. Saat riding semuanya sama dan tidak tersekat dengan pangkat atau jabatannya apa,” ujarnya.

Kesukaannya terhadap Harley dimulai pada 2009. ketika itu dirinya merasa lebih nyaman memodifikasi sepeda motor dibandingkan dengan mobil. Sebelum gemar memodifikasi motor gede, Samuel memang terkenal dengan mobil modifikasinya.

“Awalnya sederhana. Saya dulu punya mobil dan saat ingin dijual, orang menawarnya dengan harga yang sangat rendah. Bikin orang mau lompat dari loteng. Akhirnya saya putuskan untuk memodifikasinya daripada harus menjualnya dengan harga murah,” ucapnya.

Saat ini Samuel memiliki empat motor gede Harley Davidson yang dua di antaranya dibuat secara custom, sedangkan dua di antaranya masih standar pabrikan.

Dirinya pun menganggap modifikasi sepeda motor dapat mendekatkan pemilik dengan kendaraannya. Pasalnya, dengan sepeda motor custom dapat disesuaikan dengan postur tubuh dan posisi berkendara yang paling nyaman.

Hingga kini, dirinya masih suka menggunakan salah satu motor gedenya ke kantor setiap akhir pekan. Riding, menurutnya, dapat memberikan perasaan bebas dan santai, karena dapat dilakukan sambil menikmati suasana sekitar. (*)

Biodata

Nama: Samuel Semarun
Tempat, Tanggal Lahir: Cirebon, 30 Desember 1969
Riwayat Pekerjaan:
2000—2005, Chief Dealer PT. Monex Investindo Futures
2005—sekarang, Direktur Utama PT. Monex Investindo Futures

Sumber : Bisnis Indonesia, Rabu (13/4/2016)

Tag : lunch with ceo
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top