Pelindo III Salurkan Program Bantuan UMKM

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III berkomitmen turut membantu peningkatan kualitas UMKM baik dari sisi produk maupun manajemen untuk menghadapi persaingan pasar.
Wike Dita Herlinda | 17 Mei 2016 16:51 WIB
Pengrajin bingkai foto - Ilustrasi/Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III berkomitmen turut membantu peningkatan kualitas UMKM baik dari sisi produk maupun manajemen untuk menghadapi persaingan pasar. 

Hingga akhir 2015, dana yang telah disalurkan oleh Pelindo III untuk pengembangan UMKM di Indonesia mencapai Rp229,38 Miliar.  Dengan total UMKM yang tercatat sebanyak 5.413 UMKM. 

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Perusahaan Pelindo III Yon Irawan sesaat setelah menerima penghargaan Dharmakrida Baraya Adikarya Anugraha dari Universitas Sebelas Mater (UNS).

Menurutnya, jumlah UMKM di Indonesia yang begitu banyak mengakibatkan tak sedikit UMKM memiliki usaha yang sama. 

Untuk dapat bersaing, para pemilik usaha tersebut harus memiliki keunikan dan sesuatu yang khas dari produknya yang dapat dijual ke masyarakat.

“Kita lihat saja usaha batik, pengrajin batik begitu banyak. Masing-masing punya corak dan ciri khas sendiri. Masing-masing juga memiliki pelanggan sendiri. Itulah yang harus dimiliki para UMKM yang lainnya,” katanya dalam siaran pers yang dilansir Selasa (17/5/2016).

Menyadari pentingnya peningkatan kualitas UMKM, Yon mengaku Pelindo III rutin melakukan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM binaan Pelindo III.  Saat ini ada sekitar 2.559 UMKM yang masih aktif yang berada di bawah binaan Pelindo III.

“Selain memberikan pelatihan dan pendampingan, kami rutin mengajak para UMKM binaan Pelindo III untuk ikut pameran. Ini penting untuk mengukur seberapa jauh produk mereka dapat diterima oleh masyarakat,” kata Yon.

Kreativitas masing-masing UMKM juga dibutuhkan untuk membuat produk yang mampu merebut pasar.  Yon mencontohkan ada salah satu mitra binaan Pelindo III yang membuat kaligrafi dengan menggunakan jarum pentul.  Jarum tersebut disusun menjadi pola kemudian diikat oleh benang-benang yang membuat rangkaian menjadi indah.

“Ada juga mitra binaan kami yang melakukan pengolahan belimbing manis.  Tak tanggung-tanggung, si pengusaha ini melakukan riset mengenai manfaat belimbing. Mereka juga riset pasar untuk mengetahui cara termudah mengkonsumsi belimbing. Akhirnya jadilah manisan belimbing, sirup belimbing, dan banyak varian lainnya,” tambahnya.

Pelindo III sendiri dalam pengembangan UMKM selalu berpedoman pada 3P.  YakniPro Growth (peningkatan omzet) Pro Job(membuka peluang kerja), dan Pro Poor(pengentasan kemiskinan),” tambahnya.

Tag : pelindo iii, csr
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top