Pelindo III Bangun Taman Bacaan di 17 Lokasi

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) berencana membangun Taman Baca Masyarakat (TBM) dan Taman Baca Sekolah (TBS) di 17 lokasi kantor cabang perseroan. Untuk tahap awal, perseroan menjadikan Kampung Lawas Maspati sebagai proyek percontohan.
Rivki Maulana | 18 April 2018 14:34 WIB
Ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) berencana membangun Taman Baca Masyarakat (TBM) dan Taman Baca Sekolah (TBS) di 17 lokasi kantor cabang perseroan. Untuk tahap awal, perseroan menjadikan Kampung Lawas Maspati sebagai proyek percontohan.

Direktur Keuangan Pelindo III, Saefudin Noer mengatakan perseroan dan PT Balai Pustaka (Persero) memberikan bantuan buku bacaan dan alat peraga edukatif untuk Kampung Lawas Maspati, kampung wisata yang menjadi binaan Pelindo III.

Dia menambahkan, kerja sama dengan Balai Pustaka menjadi bagian sinergi BUMN dalam program "Indonesia Membaca"  yang digagas Kemenerian BUMN. "Sudut baca yang ada di kampung diberikan tambahan buku-buku bacaan yang berkualitas, lengkap dengan rak buku yang representatif, alat peraga edukatif, dan aneka aksesori ruangan," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (18/4/2018).

Saefudin menerangkan, tim CSR (corporate social responsibility/program bina lingkungan) di cabang-cabang perseroan telah bergerak melakukan survey lokasi untuk lokasi pembuatan TBM dan TBS. Lokasi yang dipilih terutama merupakan tempat berkumpul warga seperti Balai Desa, Sekolah Dasar/PAUD, dan panti asuhan.

Di sisi lain, Kampung Lawas Maspati merupakan cerita sukses mitra binaan Pelindo III. Kreativitas warga menjadi modal atrakasi bernuansa lokal yang kini dikelola secara mandiri. Secara berkala, kampung tersebut dikunjungi turis mancanegara dari cruise yang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Saefudin berharap, TMB di Kampung Lawas Maspadi dapat mempercepat pengembangan kapasitas warga, terutama anak-anak sehingga semakin mandiri dalam meraih peluang peningkatan ekonomi.

Pegiat wisata Kampung Lawas Maspati, Sabar Swastono mengatakan saat kini sudut baca di kampungnya bertambah luas, dari semula kurang dari 4 meter persegi kini menjadi 20 meter persegi.

"Bukunya semakin lengkap, sebelumnya pihak Pelindo III sudah menghubungi kami terkait buku-buku apa yang diinginkan. Untuk meningkatkan minat baca anak yang utama disediakan adalah buku cerita," ujarnya.

Sabat menambahkan, dukungan dari Pelindo III dan Balai Pustaka membuat warga pegiat wisata mencetuskan ide untuk membuat Kampung Lawas sebagia destinasi wisata edukasi membaca. Posisi kampung yang strategis menjadi salah satu pertimbangan utama dar ide tersebut. Nantinya, di beberapa sudut kampung, seperti di Cafe Lawas, juga akan diletakkan buku-buku," ujarnya lagi.

Tag : csr
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top