Michael Page: Tahun Ini, Aktivitas Ketenagakerjaan Nasional Menjanjikan

Dalam laporan Indonesia Salary Benchmark 2018 oleh Michael Page, mereka mengatakan antisipasi prospek makroekonomi Indonesia positif. Hal tersebut, dilihat dari semakin mudahnya melakukan bisnis dan semakin stabilnya infrastuktur di Indonesia.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 27 April 2018 16:35 WIB
Para pekerja seusai beraktivitas, di Jakarta, Senin (9/10). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA—Dalam laporan Indonesia Salary Benchmark 2018 oleh Michael Page, mereka mengatakan antisipasi prospek makroekonomi Indonesia positif. Hal tersebut, dilihat dari semakin mudahnya melakukan bisnis dan semakin stabilnya infrastuktur di Indonesia.

Semua indikator tersebut mengacu ke momentum yang tepat untuk melakukan lebih banyak investasi bisnis di Indonesia dan ini merupakan tahun yang menjanjikan bagi aktivitas ketenagakerjaan nasional.

“Sebagian besar sektor menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Khususnya dalam bidang digital, teknologi dan e-commerce juga cenderung meningkat,” ungkap Olly Riches, CEO Michael Page Indonesia, dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (27/4/2018).

Dikatakan Olly Riches, untuk meningkatkan industri yang sedang tumbuh dan bergerak cepat saat ini, diperlukan peningkatan keterampilan pada sejumlah posisi penting. Ini disebabkan gejolak permintaan tenaga kerja profesional dengan keterampilan khusus digital adalah dampak dari upaya otomatisasi dari berbagai perusahaan untuk merampingkan proses yang ada agar meningkatkan efesiensi dan produktivitas perusahaan.

“Permintaan tenaga ahli profesional digital yang terampil dalam manajemen produk, pengembangan dan mengelola proyek, akan sangat tinggi. Ditambah jika mereka memiliki pengalaman di Silicon Valley atau pengalaman internasional lainnya akan memiliki nilai tambah untuk memperoleh pekerjaan baru,” tambahnya.

Mencari talenta unggulan diperkirakan tetap menjadi tantangan utama bagi perusahaan pada 2018. Permintaan khusus yang tinggi untuk calon tenaga kerja pemasaran, di mana para calon pekerja biasanya wajib memiliki paparan dalam bidang konvesional dan digital juga harus memiliki pengetahuan tentang pasar.

Untuk mengatasi krisis tenaga kerja ini, para pengusaha Indonesia telah berinvestasi dalam sumber daya manusia mereka. Yaitu melalui program pelatihan dan pengembangan yang kini sering dilakukan perusahaan sebagai strategi perencanaan penerus dalam rangka memajukan tenaga kerja profesional Indonesia ke berbagai posisi manajemen

Tag : Tips Karir
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top