Gerard Pique, Sukses Sepak Bola Mantap Berbisnis

Gerard Pique, Sukses Sepak Bola Mantap Berbisnis
Renat Sofie Andriani | 26 Juni 2018 12:01 WIB
Gerard Pique - Reuters/Albert Gea

Bisnis.com, JAKARTA – Piala Dunia 2018 menjadi momen bersejarah bagi Gerard Pique. Bek andalan timnas Spanyol ini berhasil mencatatkan rekor 100 kali tampil bersama Spanyol. Jangan salah, prestasinya tak hanya diukir di dalam lapangan.

Bersama beberapa bintang kelas dunia berpengalaman seperti Andres Iniesta, Sergio Ramos, dan David Silva, kemampuan Pique tetap dipercaya melengkapi squad utama tim Matador.

Jam terbang Pique di level internasional memang tak perlu dipertanyakan. Ia turut mengantar kesebelasan Spanyol menjadi kampiun Piala Dunia untuk pertama kalinya pada 2010 berikut memenangi turnamen besar FIFA lainnya.

Meski usianya telah menginjak kepala 3, buktinya Pique tetap menjadi andalan lini belakang timnas tahun ini. Pasti tak mudah bagi pelatih timnas Fernando Hierro mencari talenta seperti Pique jika ia memutuskan pensiun.

Pique sendiri tahu benar bahwa karir profesional seorang pesepakbola tidak akan bertahan lama ketika menginjak usia 30an. Setidaknya ia sudah tahu apa yang akan dilakukannya jika gantung sepatu nanti.

Menjadi bintang di lapangan memicu Pique untuk sukses di luar lapangan juga. Ia telah mempertajam minat dan keahliannya di bidang wirausaha dalam beberapa tahun terakhir. Bagaimana sebenarnya 'gocekan' kekasih penyanyi Shakira ini?

Berbakat

Gerard Pique Bernabeu lahir pada 2 Februari 1987, di Barcelona, Spanyol, dari pasangan Joan Pique, seorang pebisnis, dan Montserrat Bernabeu, seorang direktur sebuah rumah sakit yang bergengsi di Barcelona.

Dilansir dari The Famous People, minat Pique untuk bersepakbola telah tumbuh sejak usia dini. Ia memulai karir mudanya pada tahun 1997 dengan memasuki akademi FC Barcelona saat berusia sepuluh tahun dan bergabung dengan tim anak laki-laki termuda di klub pada waktu itu.

Pique muda masuk dalam jajaran pemain belakang timnya dan berlatih di akademi selama beberapa tahun, melewati berbagai tingkat dan kategori usia. Dengan bakat dan kerja kerasnya, ia mampu meraih berbagai prestasi.

Ia berkembang menjadi pemain terampil yang menunjukkan kemampuan luar biasa untuk beradaptasi dengan berbagai posisi di lapangan. Ia juga kerap mencetak gol terlepas dari posisinya di tim. Pada akhir musim 2003–2004, ia meninggalkan FC Barcelona.

Awal Karir Profesional

Debut karir profesional Pique dimulai untuk Manchester United (MU) pada Oktober 2004, menggantikan John O'Shea sebagai bek tengah dalam pertandingan Piala Carling melawan Crewe Alexandra. MU memenangkan pertandingan ini.

Pada Maret 2006, ia membuat debut penuh di MU untuk posisi bek kanan dalam pertandingan Liga Premier melawan West Ham United di Old Trafford. Kali ini ia menggantikan Gary Neville yang sedang cedera.\

Manchester United kemudian meminjamkannya ke klub La Liga Real Zaragoza untuk musim 2006-07. Di sini, ia mendapat kesempatan untuk bermain 22 pertandingan bersama pemain Argentina Gabriel Milito, meski juga sering dibangkucadangkan.

Pique kembali ke Manchester United pada 2007–08 dan menjalani musim yang mengesankan di Liga Champions.

Dia mencetak gol pertama dari empat gol Manchester United dalam kemenangan 4-0 melawan Dynamo Kyiv pada 7 November 2007 serta mencetak gol keduanya dalam pertandingan tandang melawan Roma pada 12 Desember 2007.

Makin Unjuk Gigi

Pada Mei 2008, ia menandatangani kontrak selama empat tahun dengan Barcelona dengan klausul pembelian senilai 5 juta euro. Di musim pertamanya bersama Barcelona, ia tampil sebanyak 45 kali dan menjadi bek tengah pilihan pertama untuk tim.

Dia adalah bagian dari tim Barcelona saat mengalahkan klub Argentina Estudiantes 2–1 di Final Piala Dunia Klub FIFA 2009. Pique memainkan peran kunci dalam pertandingan tersebut dengan memberi assist untuk gol menit ke-89 oleh Pedro Rodríguez.

Tahun 2009 menjadi salah satu momen terpenting dalam karir Pique. Ia dipanggil untuk mendukung tim nasional sepak bola Spanyol.

Setelah tampil dalam pertandingan persahabatan melawan Inggris, dia bermain sebagai pengganti rekan satu timnya yang cedera Carles Puyol, di kualifikasi Piala Dunia 2010 melawan Turki serta berhasil mencetak satu-satunya gol untuk Spanyol.

Bersama Puyol, ia dimainkan sebagai bek tengah pilihan Spanyol di putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Kerjasamanya dengan Puyol terbukti cespleng. Dalam tujuh kali pertandingan Piala Dunia tahun itu, Spanyol hanya kebobolan dua kali.

Spanyol pun muncul sebagai juara Piala Dunia 2010 setelah mengalahkan Belanda 1-0 di final.

Setelah berkontribusi mengukir sejarah bagi tim Matador, Pique semakin unjuk gigi di klubnya, Barcelona.

Final Liga Champion 2011 menjadi saksi kegarangan Barcelona setelah menekuk Manchester United dengan skor 3-1. Tak puas dengan Piala Dunia, Pique pun mampu ikut mengantarkan Spanyol meraih Piala Eropa 2012.

Pique memang aset berharga Barcelona. Di lain sisi, kecintaan pada klub yang telah membesarkan namanya ini bisa jadi salah satu hal yang membuat Pique tak bergeming ke klub lain.

Karirnya bersama El Barca pun memasuki babak baru setelah ia memperpanjang kontrak hingga 2022, dengan klausul pembelian sebesar 500 juta euro. Coba bandingkan dengan nilai ikatan kontrak pertamanya, fantastis bukan?

Sukses Luar Lapangan Juga

Tak hanya sukses di dalam lapangan, Pique juga diketahui telah sukses membangun serta mengembangkan kewirausahaan sendiri.

Perusahaan pengembangan video games miliknya, Kerad Games, telah meluncurkan versi Beta dari game pengelolaan tim sepak bola yang interaktif, bernama Golden Manager, yang menduduki nomor satu tanggga App Store hanya terhitung sekitar 24 jam setelah diluncurkan.

“Ide ini muncul ketika saya berusia 11 atau 12 tahun," kata Pique kepada CNBC.

Game ini memungkinkan para penggunanya membangun dan mengelola tim sepak bola mereka sendiri untuk bermain online melawan teman-teman mereka.

Game online interaktif ini menggunakan media sosial sebagai platform dan memungkinkan pengguna untuk bekerja dengan tim mereka secara real time.

Kerard Games bermarkas di Barcelona dan dikembangkan dengan bantuan teman dan keluarga. Pique bisa menghabiskan tiga hari sepekan di kantornya, menggelar rapat, dan membuat keputusan bisnis. Padahal, ketika pertama kali memulainya, dia tidak tahu apa-apa tentang industri ini.

“Saya menikmati menjadi bagian dari ini. Saya membuat keputusan setiap pekan tentang pemasaran, bisnis [dan] monetisasi,” ungkapnya.

Selain Kerad Games, Pique memiliki sebuah perusahaan investasi bernama Kosmos Group. Akhir Februari tahun ini, Kosmos telah menandatangani kemitraan selama 25 tahun senilai US$3 miliar dengan ITF (International Tennis Federation) yang akan membantu mengembangkan olah raga tenis di seluruh dunia.

Tekad berbisnis Pique jelas tidak dibangun main-main dan dimaksudkan hanya berlangsung dalam jangka pendek. Dilansir dari Livemint, selain Kerad Games dan Kosmos, Pique juga mendirikan eFootball.Pro, sebuah perusahaan e-sport, serta meluncurkan aplikasi iOS Messenger bernama Daybook.

Cinta Shakira

Ganteng, penuh talenta, dan pastinya mapan luar dalam. Tiga karakteristik ini sudah pasti menjadi incaran kaum hawa. Pique dapat dengan mudahnya menundukkan wanita mana pun yang ia mau.

Di antara banyaknya wanita muda nan molek, sekonyong-konyong Shakira-lah yang berhasil membuat Pique bertekuk lutut. Ia pertama kali bertemu penyanyi seksi ini ketika tampil dalam video musik “Waka Waka (This Time for Africa)”, lagu resmi Piala Dunia FIFA 2010.

Usia penyanyi kelahiran Kolombia yang terpaut 10 tahun lebih tua darinya itu tidak mampu menutupi pesonanya dan segala hal yang terjadi di antara mereka sejak itu adalah sejarah.

Keduanya telah dianugerahi dua orang putra lucu bernama Milan yang lahir pada 22 Januari 2013 dan Sasha yang terlahir dua tahun berikutnya pada 29 Januari 2015.

Hubungan kasih pasangan kesohor ini tetap kuat terlepas dari segala sorotan dunia. Mereka bahkan merayakan peringatan hari jadi mereka yang kedelapan tahun ini.

Shakira juga ikut merayakan pencapaian Pique yang berhasil mencatat namanya sebagai pemain dengan jumlah bermain bersama timnas sebanyak 100 kali dalam laga Piala Dunia 2018 melawan Iran pada Rabu (20/6/2018).

Lewat akun Twitternya, penyanyi seksi ini terdengar begitu bangga dan membanjiri Pique dengan pujian. “Bangga denganmu, 100 caps untuk tim nasional Spanyol!”

Tag : shakira, Gerard Pique
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top