Zhang Zetian, Bukan Sekadar Istri CEO JD.com

Berita penangkapan CEO JD.com, Liu Qiangdong, di Amerika Serikat (AS) atas tuduhan tindak asusila baru-baru ini ikut menyoroti nama pesohor muda China, Zhang Zetian.
Renat Sofie Andriani | 11 September 2018 10:46 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita penangkapan CEO JD.com, Liu Qiangdong, di Amerika Serikat (AS) atas tuduhan tindak asusila baru-baru ini ikut menyoroti nama pesohor muda China, Zhang Zetian.

Wanita cantik nan imut ini tak lain tak bukan adalah istri Liu Qiangdong sendiri. Namun, bukan berarti ia baru 'beruntung' setelah bersuamikan salah satu pria terkaya di China.

Bahkan jauh sebelum mengenal bakal suaminya itu, Zhang sudah dikenal dan dielu-elukan publik China, terutama kaum Adam. 

Meski tidak pernah memasuki dunia showbiz, wanita kelahiran tahun 1993 ini punya banyak alasan mengapa sangat populer di Negeri Tirai Bambu.

'Milk Tea Sister'

Publik sudah terpesona sosoknya yang rupawan sejak ia masih duduk di bangku sekolah di Nanjing, kota kelahirannya. 

Salah satu fotonya dengan ia memegang segelas teh susu menjadi viral pada 2009 sampai-sampai ia dijuluki 'Milk Tea Sister'.

Prestasinya menjuarai kompetisi senam nasional diganjar tiket masuk Universitas Tsinghua, salah satu dari dua universitas ternama di China. Didukung talenta dan segala prestasinya, tak heran jika Zhang menjadi standar kesuksesan banyak pelajar di masanya.

Dengar-dengar, ia juga pernah diminta untuk audisi film berkaliber tinggi garapan sutradara kelas dunia Zhang Yimou, The Flowers of War. Namun, ia menolak karena memilih fokus pada studinya.

Harus diakui, namanya kian meroket setelah menikahi Liu Qiangdong. Di usia 24 tahun, Zhang pun didaulat menjadi salah satu miliarder wanita termuda di China, versi majalah bisnis China New Fortune.

Sejak menikahi Liu pada 2015, Zhang telah begitu terlibat dalam membangun portofolio fesyen dan mewah JD.com. Sebagian besar kinerja perusahaan ini pun tumbuh dramatis setelah Zhang ambil bagian.

Pada Mei 2015, peritel kosmetik Sephora dan konglomerat kacamata mewah, Luxottica meluncurkan toko resmi di JD.com. Pada tahun yang sama, perusahaan bermitra dengan penyelenggara Milan Fashion Week untuk memulai debut "Italian Fashion Mall" di situsnya.

JD.com juga menjadi raksasa ritel pertama yang menghadirkan perancang-perancang busana muda China ke New York dan London Fashion Weeks pada tahun 2016.

Pada Februari 2017, platform perusahaan menciptakan saluran online baru, JD Fashion, dengan brand-brand ternama di antaranya Armani, Swarovski, dan Chopard. Zhang pula yang menjadi otak di balik berbagai kolaborasi JD.com dengan banyak desainer ternama dan tokoh bisnis populer.

Contohnya saja pada Maret tahun lalu, ia bertemu dengan Bill Gates saat peluncuran platform penggalangan dana publik JD. Zhang juga pernah dikabarkan makan malam dengan pesepakbola David Beckham pada 2016.

Tak Suka Fesyen

Melihat sosok, gaya, dan aksinya di bidang fesyen, aneh rasanya mengetahui jika ia tidak terlalu peduli dengan hal-hal berbau fesyen di masa remajanya.

“Saya tidak terlalu peduli dengan pakaian sampai saya mulai belajar di Universitas Tsinghua di Beijing. Saya kira pindah ke ibu kota membuat saya lebih sadar akan isi lemari pakaian saya,” tutur Zhang, seperti dikutip dari Asia Tatler.

Namun, kesempatan menghabiskan satu tahun di New York, AS, dalam program pertukaran pelajar di Barnard College benar-benar membuka matanya terhadap potensi mode.

Negeri Paman Sam juga yang mempertemukannya dengan Liu Qiangdong. Pendiri JD.com ini sedang menempuh studi di Columbia University ketika keduanya bertemu dan jatuh cinta.

Kisah asmara yang terjalin antara salah satu gadis kesayangan dan pengusaha ternama di China sontak menjadi santapan media. Beda usia 19 tahun yang terbentang cukup jauh antara pasangan ini tak mampu membendung perasaan keduanya.

Setelah tiga tahun berpacaran, keduanya menikah di Beijing pada Agustus 2015 dan menggelar resepsi mewah di Sydney dua bulan kemudian.

Dari pernikahan mereka telah lahir dua anak. Zhang diketahui cukup tertutup terkait kehidupan pribadinya, tapi setidaknya ia tak bisa menutupi perasaan bahagianya menjadi Ibu.

“Bisa saya katakan, menjadi Ibu adalah hal yang indah dan menantang. Saya selalu ingin menjadi seorang ibu,” ucapnya.

Terus Belajar

Rasanya pantas jika JD.com dikatakan besar seperti saat ini karena kontribusinya. Tapi nama Zhang Zetian bukan hanya sekadar tentang salah satu perusahaan e-commerce terbesar di China tersebut.

Di luar ranah fesyen kelas atas, Zhang bertindak sebagai Direktur TQ Capital, sebuah perusahaan modal ventura, yang didirikannya pada tahun 2014 bersama sang suami.

Ia juga ditunjuk sebagai direktur kehormatan cabang filantropi JD.com, JD Public Welfare Foundation, yang kerap terlibat dalam banyak kegiatan amal.

Dilansir dari Asia Tatler, melalui TQ Capital, Zhang telah berinvestasi di perusahaan-perusahaan China dalam berbagai industri, seperti perusahaan minuman HeyJuice dan startup mobil listrik Nio.

Pengaruhnya kian luas dengan membeli porsi kepemilikan di Uber dan perusahaan susu formula bayi asal Australia, Bubs, sekaligus membantu memajukan kedua perusahaan ini di China.

Tindak-tanduknya bertambah dengan menjadi salah satu pendukung utama InWe, sebuah merek yang merekayasa kembali teh China dengan cara kontemporer. InWe telah memiliki toko di Beijing, Shanghai, Hangzhou, dan Nanjing.

“Saya tidak memiliki latar belakang dalam investasi ataupun keuangan, jadi saya masih belajar, tetapi saya memiliki kesempatan luar biasa untuk berada di sekitar investor top dunia, jadi saya mencoba menyerap sebanyak mungkin dari mereka. Itu menantang tetapi menyenangkan,” ujarnya.

Dalam upaya pembelajarannya, ia melihat pasar dan tren, mencoba untuk mengukur sektor atau konsep apa yang memiliki peluang nyata untuk sukses.

“Hal berikutnya yang saya fokuskan adalah orang-orang, tim di balik ide tersebut. Lalu saya memeriksa model bisnisnya,” lanjut Zhang.

Baginya, startup adalah hal yang paling menarik entah itu untuk menjelajahi ventura teknologi atau kecerdasan buatan. Ia yakin ada banyak potensi yang belum dimanfaatkan di bidang-bidang itu.

Tag : tokoh
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top