BCA Salurkan Donasi Alat Operasi Katarak Senilai Rp1,31 Miliar

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA menyerahkan donasi alat operasi katarak kepada SPBK Perdami Pengurus Pusat dan SPBK Perdami Cabang DKI Jakarta serta Penyerahan Donasi Sarana Pengambilan Darah Donor kepada UTD PMI DKI Jakarta.
Mia Chitra Dinisari | 24 September 2018 15:33 WIB
BCA Salurkan Donasi Alat Operasi Katarak Senilai Rp1,31 Miliar

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA menyerahkan donasi alat operasi katarak kepada SPBK Perdami Pengurus Pusat dan SPBK Perdami Cabang DKI Jakarta serta Penyerahan Donasi Sarana Pengambilan Darah Donor kepada UTD PMI DKI Jakarta.

Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Suwignyo Budiman bersama Executive Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Inge Setiawati menyerahkan secara simbolis donasi 2 buah mikroskop kepada Dr. Umar Mardianto, SpM (K) Ketua SPBK Perdami Pengurus Pusat , donasi 1 buah mikroskop kepada dr. Rio Rhendy, SpM Ketua SPBK Perdami Cabang DKI Jakarta serta donasi 4 set Blood Scale & Mixer kepada Muhammad Ali Reza Ketua Pengurus Provinsi PMI DKI Jakarta senilai total Rp1,315 Miliar di Break Out Area, Menara BCA, Senin (24/09). Donasi tersebut untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di Indonesia, terdapat sekitar 3,5 juta orang mengalami kebutaan pada kedua belah mata dimana 50%-nya atau sekitar 1,5 juta orang mengalami kebutaan akibat katarak. Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) per 30 Agustus 2018, katarak merupakan penyumbang terbesar kebutaan di Indonesia yang hampir mencapai 60 persen. Selain itu, tak hanya kepedulian pada buta katarak, BCA juga terus mendukung kegiatan medis yang dijalankan oleh PMI. Berdasarkan catatan World Health Organization (WHO) di situs Kementerian Kesehatan pada Juli 2017, jumlah kebutuhan minimal darah di Indonesia sekitar 5,1 juta kantong darah pertahun atau 2% jumlah penduduk Indonesia.

“Latar belakang ini yang menyadarkan kami bahwa buta katarak dan kebutuhan darah di Indonesia masih menjadi salah satu masalah penting di bidang kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat. Untuk itu diperlukan berbagai inisiatif dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta. BCA, sebagai salah satu institusi perbankan yang dekat dengan masyarakat ingin memberikan perhatian lebih untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat tak hanya melalui pelaksanaan operasi katarak gratis dan kegiatan donor darah saja. Oleh karena itu, dukungan ini menjadi bentuk wujud nyata kami untuk menjamin kesejahteraan masyarakat yang lebih baik,” ujar Suwignyo.

Suwignyo menambahkan, sebelumnya hingga semester II 2018, BCA bersama SPBK Perdami telah melakukan 32 kali operasi mata katarak di berbagai daerah di Indonesia dengan jumlah operasi hampir 3.000 mata. Dan bersama PMI, berhasil mengumpulkan lebih dari 47 ribu kantong darah dari 103 kali penyelenggaraan donor darah. Selain itu, BCA juga telah menyumbang satu unit Phacoemulsification Cataract Machine Intuitiv AMO dan tiga set alat pendukung operasi katarak senilai Rp659,5 juta pada tahun 2017 dan donasi 1 unit kendaraan operasional sesuai kebutuhan PMI senilai Rp450 juta. Sedangkan pada tahun 2016, BCA juga menyumbangkan dua buah mikroskop senilai Rp500 juta, 13 alat bantu operasi dan 2 alat biometri senilai Rp450,45 juta pada tahun 2015, serta 1 buah mikroskop senilai Rp385 juta pada tahun 2014.

“Oleh karena itu, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu sesama yang membutuhkan. Kami juga berharap dukungan BCA ini dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan” tutup Suwignyo.

Tag : bca
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top