LUNCH WITH CEO: “Peluang Dulu, Profit Kemudian”

JAKARTA – Zurich Insurance Group, grup asuransi asal Swiss, mengambil langkah strategis dengan mengakuisisi 80% saham di salah satu perusahaan asuransi kerugian terbesar di Indonesia, PT Asuransi Adira Dinamika atau Adira Insurance.
Azizah Nur Alfi, Leo Dwi Jatmiko, & Oktaviano Donald Baptista | 08 Oktober 2018 18:41 WIB
Jack Howell dan profil Zurich Insurance/Adira Insurace

JAKARTA – Zurich Insurance Group, grup asuransi asal Swiss, mengambil langkah strategis dengan mengakuisisi 80% saham di salah satu perusahaan asuransi kerugian terbesar di Indonesia, PT Asuransi Adira Dinamika atau Adira Insurance. Terkait dengan rencana jangka panjang grup asuransi global ini, Bisnis berkesempatan mewawancarai Jack Howell, CEO Asia Pasific, Zurich Insurance Group. Berikut petikannya:

Bagaimana misi Zurich Insurance Group mengembangkan bisnisnya di Asia?

Sebagai sebuah perusahaan asuransi yang besar dan dengan sejarah yang panjang, kami memiliki misi untuk mengembangkan kehadiran kami di Asia. Zurich saat ini sudah ada di 210 negara dengan usia perusahaan mencapai 150 tahun dan 55.000-an karyawan di seluruh dunia.

Zurich punya bisnis yang besar di Eropa. Kami juga punya bisnis besar di Amerika Serikat. Di situ, kami punya dua perusahaan, yakni sebuah perusahaan asuransi komersial, Zurich Insurance, dan satu perusahaan farmer insurance. Kami juga hadir di Amerika Latin.

Apa saja langkah yang akan Anda fokuskan untuk pengembangan di Asia?

Saat ini, Zurich ingin mengembangkan kehadiran kami di Asia dan meningkatkan bisnis kami di pasar Asia. Untuk melakukan itu, kami berfokus melakukan beberapa hal. Salah satunya adalah meningkatkan bisnis di Australia.

Pada awal tahun ini, kami melakukan dua akuisisi itu di Australia. Pertama, sebuah perusahaan asuransi jiwa. Kedua, adalah perusahaan asuransi perjalanan.

Kami juga mengembangkan bisnis kami di Jepang. Australia dan Jepang merupakan dua negara maju dengan ekonomi yang stabil di kawasan Pasifik. Mungkin itu tidak terlalu menarik. Yang lebih menarik dari upaya meningkatkan bisnis kami di Asia adalah Indonesia.

Pasalnya, kami percaya ada potensi bisnis jangka panjang di sini. Pertumbuhan bisnis jangka panjang bisa dicapai di sini. Selain itu, kami juga punya rencana untuk memperluas jangkauan ke China. Secara umum, itulah strategi kami untuk mengembangkan pasar.

Lantas, bagaimana rencana Zurich mengembangkan bisnis di Indonesia?       

Akuisisi kepemilikan di Adira Insurance merupakan salah satu langkah terpenting dari rencana besar kami tersebut. Kami mengambil saham Adira Insurance sebanyak 80%. Langkah ini sangat strategis karena akan membawa kami kepada potensi besar, yakni pasar ritel asuransi di Indonesia.

Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan kelas menengah yang tinggi dan dengan akumulasi kekayaan yang terus meningkat. Sangat stategis untuk upaya kami memperluas pasar.

Selain itu, akuisisi tersebut juga memberikan kami partner kerja sama yang strategis bagi pengembangan bisnis ke depan. PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDNI) dan PT Adira Dinamika Multifinance Tbk. (ADMF).

Keduanya kami pikir sangat kuat di pasar. Jadi, ini bukan sekadar akuisisi perusahaan, melainkan juga perluasan kemitraan dengan perusahaan lain.

Perlu diingat, Zurich juga memiliki kapasitas di bisnis komersial dan travel insurance [asuransi perjalanan]. Kemampuan ini memampukan kami untuk membawa Adira Insurance ke level lebih tinggi. Kami sangat antusias degan langkah ini.

Sumber : Bisnis Indonesia

Tag : lunch with ceo, zurich insurance
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top