Dorong Pengembangan Wirausaha Muda, Pemerintah Jembatani Kemudahan Akses Permodalan

Salah satu kesempatan yang dapat diambil oleh para generasi muda untuk membangun usaha adalah melalui Indonesia Millenials Young Entrepreneurs. Akan ada 25 proposal usaha terbaik yang bisa mendapatkan modal usaha sebesar Rp20 juta.
Dewi Andriani | 26 April 2019 07:10 WIB
Ilustrasi pengusaha muda - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Ikatan Perempuan Profesional bersama Kementerian Sosial dan Kementerian Perindustrian mengajak generasi millenial berperan aktif mengentaskan kemiskinan di Indonesia melalui pengembangan usaha.

Staf Ahli Mensos Asep Sasa mengatakan bahwa pemerintah sangat mendukung hal tersebut dengan menjembatani generasi millenial memperoleh akses permodalan dan pelatihan pengembangan usaha. 

“Saat ini yang harus dipikirkan generasi melenial adalah membuka lapangan kerja dan tidak bergantung untuk mencari pekerjaan. Dengan membuka lapangan kerja maka mereka bisa membantu pemerintah untuk mengentasikan kemiskinan,” ujarnya, dalam rilis yang diterima Bisnis, Kamis (25/4/2019).

Salah satu kesempatan yang dapat diambil oleh para generasi muda untuk membangun usaha adalah melalui Indonesia Millenials Young Entrepreneurs. Akan ada 25 proposal usaha terbaik yang bisa mendapatkan modal usaha sebesar Rp20 juta. Untuk penaftaran bisa langsung masuk ke website www.tinyurl.com/TalkshowIMYE

Indonesia Millenial Young Entrepreneur ini merupakan kolaborasi seminar dan pameran yang melibatkan 38 kelompok usaha bersama Program Keluarga Harapan (KUBE PKH) dengan dukungan dari Bank Sahabat Sampoerna, dan Modal Rakyat Indonesia.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Kasandra Putranto mengatakan bahwa para generasi muda sebetulnya bukan hanya dapat berkutat pada sekolah atau kuliah saja, tetapi bisa aktif mengembangkan usaha sendiri dan memberdayakan masyarakat sekitar.

“Menjadi wirausahawan muda merupakan impian sebagian besar orang. Tentu, mempunyai usaha sendiri memiliki banyak keuntungan. Namun, tidak mudah mencapai impian tersebut. Seorang pengusaha untuk menjadi sukses harus pandai memulai usaha, mengelola, dan mengembangkannya menjadi sebuah bisnis yang produktif,” kata Kasandra. 

Menurutnya, untuk memulai usaha, generasi muda ini dapat melakukan hal sederhana seperti berkerjasama dengan KUBE PKH yang telah dimiliki keluarga penerima manfaat (KPM) di sekitar tempat tinggal mereka.

“Mereka yang mempelajari akuntansi misalnya dapat menularkan pengelolaan keuangan tersebut kepada KPM. Sebaliknya mereka juga dapat belajar bagaimana memproduksi sebuah barang misalnya memproduksi sebuah sabun cuci seperti yang dilakukan KPM PKH di Kabupaten Garut,” tembah Kasandra. 

Endang Suwartini sebagai Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut mengatakan bahwa membangun dan mengembangkan UMKM terbukti dapat memberantas kemiskinan ekstrem di Indonesia. “Adanya usaha-usaha kecil akan memperluas lapangan kerja yang diberikan untuk menciptakan masyarakat yang lebih produktif,” tuturnya.

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wirausaha

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup