Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pendiri PT Paragon Technology and Innovation Nurhayati Subakat di Gedung Center of Research and Community Service (CRCS) Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/9/2019). - www.itb.ac.id
Premium

Merintis Usaha Rumahan Jadi Merek Global, Berkaca dari Wardah

13 Mei 2020 | 13:18 WIB
Sebelum menjadi merek kosmetik ternama di Indonesia, Wardah melalui banyak rintangan. Bagaimana cara perusahaan ini bertahan dan akhirnya menembus pasar global?

Bisnis.com, JAKARTA — Siapa yang tak kenal dengan merek kosmetik Wardah, produk kecantikan lokal yang mengusung konsep kosmetik halal di Indonesia?

Meski terbilang baru di industri kosmetik lokal, produk kecantikan Wardah sudah dikenal mendunia setidaknya di kawasan Asia Tenggara. Sebelum bertransformasi menjadi perusahaan besar seperti saat ini, Wardah yang berada dalam asuhan PT Paragon Technology and Innovation (PTI) tidak lahir secara instan.

“Ini adalah milestone, tahun 1985 berdirinya, tahun 1995 Wardah lahir. Enggak langsung besar. [Tahun] 1998 krisis ekonomi, kami pernah jatuh bangun. Pernah ada musibah pada 1990, pernah kebakaran. Orang juga mengenal Paragon bangkit dari kebakaran,” kata CEO PTI Salman Subakat dalam sebuah talkshow yang digelar secara daring, Rabu (13/5/2020).

Perusahaan ini lahir dari sebuah keluarga sederhana yang memiliki ambisi besar memiliki usaha sendiri. Berawal dari kegigihan pendiri PTI, yakni Nurhayati Subakat dan Subakat Hadi, kini perusahaan tersebut sudah menelurkan tiga merek utama yakni Wardah, Make Over, dan Emina yang masing-masing memiliki target pasar berbeda.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top