Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IAIN Ar-Raniry Terima CPNS Dosen Sains dan Teknologi.

Bisnis.com, PALANGKA RAYA - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh, yang sedang menunggu keputusan Presiden bagi perubahan status menjadi Universitas Islam Negeri Aceh, menerima calon pegawai negeri sipil untuk dosen sains
Fatkhul-nonaktif
Fatkhul-nonaktif - Bisnis.com 28 September 2013  |  18:20 WIB
IAIN Ar-Raniry Terima CPNS Dosen Sains dan Teknologi.
Bagikan

Bisnis.com, PALANGKA RAYA - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh, yang sedang menunggu keputusan Presiden bagi perubahan status menjadi Universitas Islam Negeri Aceh, menerima calon pegawai negeri sipil untuk dosen sains dan teknologi.

Rektor IAIN Ar-Raniry Prof Farid Wajdi Ibrahim mengatakan calon tenaga pengajar yang diterima tahun 2013 terbanyak untuk formasi sains dan teknologi, di samping calon dosen ekonomi, dosen ilmu politik, dan dosen ilmu hukum masing-masing 3 orang.

"Jadi, total dosen yang diterima 2013 sebanyak 55 orang. Penerimaan tenaga edukatif ini untuk persiapan membuka fakultas baru setelah institut menjadi universitas. Kami sekarang sedang menunggu tanda tangan Presiden SBY bagi perubahan status perguruan tinggi agama Islam negeri menjadi Universitas Islam Negeri (UIN)," katanya, Sabtu (28/9/2013).

Farid yang pada 19 September 2013 dilantik sebagai Rektor IAIN Ar-Raniry periode kedua itu mengatakan formasi calon tenaga pengajar tahun ini dominan untuk sains dan teknologi, di samping kekhususan lainnya.

Ini sejalan dengan perjuangan perubahan status, yang nantinya akan dibuka Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Sans dan Teknologi.

Perguruan tinggi yang menobatkan nama ulama besar, Syeikh Nuruddin Ar-Raniry yang telah memberi konstribusi berharga dalam pengembangan pemikiran Islam di Asia Tenggara, khususnya di Aceh itu didirikan pada 1960, sekitar 3 tahun setelah dibangun Kota Pelajar dan Mahasiswa (Kopelma) Darussalam yang di dalamnya terdapat tiga perguruan tinggi.

Kopelma merupakan nama yang diberikan oleh tokoh pendiri pembangunan kampus Darussalam saat itu seperti Sjamaun Gaharu (alm), Prof A Hajsmy (alm) dan sejumlah tokoh Aceh lainnya. Kopelma saat itu diresmikan tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Syiah Kuala, IAIN Ar-Raniry, dan Perguruan Tinggi Tgk Chik Pante Kulu.

IAIN Ar-Raniry yang sebentar lagi akan menjadi UIN berkembang maju secara fisik ditandai dengan pembangunan kampus atas bantuan Islamic Development Bank (IDB). Dari nonfisik, perguruan tinggi ini memiliki 20 Guru Besar (Profesor), 99 orang tenaga pengajar bergelar doktor, dan 300 orang magister lulusan dalam dan luar negeri dari berbagai disiplin ilmu.

Perguruan tinggi ini telah mencetak puluhan ribu sarjana dari lima fakultas, Syariah, Tarbiyah, Ushuluddin, Dakwah, dan fakultas Adab ditambah program pascasarjana dengan 30 program studi (Prodi) sarjana strata satu (S1). Lulusan yang tergabung dalam Korps Alumni IAIN Ar-Raniry (Koniry) itu sekarang sedang mengabdi kepada bangsa dan negara di seluruh Indonesia.

Sejalan dengan perkembangan, pimpinan dan akademisi perguruan tinggi ini berupaya meningkatkan status dari institut menjadi universitas, sehingga kewenangan dalam pengembangan berbagai disiplin ilmu berbasis Islam seperti rencana pendirian fakultas Sains dan Teknologi, fakultas Ekonomi, fakultas Sosial dan Ilmu Politik di masa mendatang.

"Upaya perubahan status ini sudah kami lakukan sejak beberapa tahun silam. Alhamdulillah, proposalnya sudah kami kirim ke Istana Presiden di Jakarta. Kami bersama seluruh masyarakat Aceh mengharapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Surat Keputusan perubahan status IAIN menjadi UIN Ar-Raniry," demikian Rektor Prof Farid Wajdi Ibrahim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aceh dosen uin arraniri iain

Sumber : Newswire

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top