Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MULIAMAN D. HADAD: Implementasi GCG Buruk Picu Krisis

Isu Good Corporate Governance (GCG) terus diusung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan kinerja emiten. Selain itu, buruknya implementasi GCG memicu terjadinya krisis di dunia.
Nenden Sekar Arum
Nenden Sekar Arum - Bisnis.com 29 April 2014  |  10:35 WIB
 OJK akan merinci dalam 33 aturan yang akan menjadi pagar bagi emiten dalam bertindak menjalankan tata kelola yang baik. - Bloomberg
OJK akan merinci dalam 33 aturan yang akan menjadi pagar bagi emiten dalam bertindak menjalankan tata kelola yang baik. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Isu Good Corporate Governance (GCG) terus diusung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan kinerja emiten. Selain itu, buruknya implementasi GCG memicu terjadinya krisis di dunia.

Muliaman D. Hadad, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan OJK), menjelaskan terjadinya krisis moneter di Indonesia pada 1997-1998 disebabkan oleh intervensi yang berlebihan dan hal itu merupakan indikasi dan lemahnya implementasi GCG.

"Krisis 2008 juga persoalan GCG, karena intervensi membuat bubble menjadi pecah dan merupakan awal semua krisis," paparnya dalam Forum Bisnis & Pasar Modal ber tema Upaya Meningkatkan Kinerja Emiten Melalui Penerapan Peraturan GCG yang diselenggarakan Bisnis Indonesia di Jakarta, Selasa (29/4/2014).

Muliaman menambahkan dengan pentingnya isu GCG tersebut maka otoritas akan terus menghangatkan isu jangka panjang tersebut melalui berbagai macam diskusi dengan mengajak semua stakeholder.

Cara tersebut juga sebagai cara untuk menyosialisasikan penerapan GCG secara berkelanjutan sebagai upaya penerapan pedoman dan peraturan baru terkait tata kelola perusahaan yang baik yang ditarget dapat selesai dalam jangka 2 tahun.

"Isu GCG ini akan menjadi poin penting supaya industri keuangan di Indonesia tidak menjadi sumber krisis," imbuhnya.

Sebelumnya, OJK telah menerbitkan peta jalan tata kelola perusahaan dan panduan tata kelola perusahaan di Indonesia.

Dalam peta tersebut, OJK akan merinci dalam 33 aturan yang akan menjadi pagar bagi emiten dalam bertindak menjalankan tata kelola yang baik.

Adapun, dalam diskusi panel Forum Bisnis & Pasar Modal tersebut dihadiri oleh pembicara yaitu, Anggota Dewan Komisioner OJK, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa dan Ketua GCG Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ojk
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top