CIPUTRA WAY: Founders Mentality

Founders Mentality merupakan karakteristik sikap atau cara berpikir dari seseorang atau suatu grup, sering disebutkan harus dimiliki dan dirasakan nyata dalam suatu organisasi atau perusahaan sebagai jaminan kelangsungan organisasi maupun perusahaan seperti saat didirikan, yang akhirnya menjadi budaya yang berkelanjutan dan menjadi ciri khas, khususnya yang positif dalam perusahaan berkarya dan berelasi.
Ir. Ciputra | 16 Agustus 2015 06:32 WIB
Ir.Ciputra - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -  Di akhir tahun lalu, saat menyampaikan founders speech di acara HUT Ciputra Group, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh karyawan yang hadir pada acara hari jadi 33 tahun kita tersebut. Melalui Ciputra Newletter ini, saya kembali ucapkan terima kasih, bahkan kepada seluruh karyawan Ciputra Group dimanapun berada yang membaca tulisan ini.

Saya berterima kasih karena bapak/ibu dan saudara sekalian telah menjadi SDM yang hebat dengan integritas, profesionalisme dan semangat entrepreneurship yang tinggi dalam berkarya bersama di Ciputra Group.

Founders Mentality merupakan karakteristik sikap atau cara berpikir dari seseorang atau suatu grup, sering disebutkan harus dimiliki dan dirasakan nyata dalam suatu organisasi atau perusahaan sebagai jaminan kelangsungan organisasi maupun perusahaan seperti saat didirikan, yang akhirnya menjadi budaya yang berkelanjutan dan menjadi ciri khas, khususnya yang positif dalam perusahaan berkarya dan berelasi.

Saya pikir memang founders mentality ini tidak dapat diajarkan namun dapat ditularkan, tidak dapat dituliskan namun dapat diceritakan melalui pengalaman-pengalaman dan saya berharap kita bersama-sama dapat memiliki founder's mentality ini.

Untuk itu, saya akan sampaikan bagaimana sikap atau cara berpikir saya selama ini menghadapi berbagai hal dalam mendirikan dan memimpin beberapa Grup Usaha serta menjadi rekan maupun sahabat bagi banyak orang, termasuk keluarga dan bapak/ibu dan saudara sekalian. Sebagai cerita awal dalam memiliki wawasan yang jauh dan sukses adalah saat saya meninggalkan kehidupan saya yang sudah saya kerjakan sekian lama sebagai pemburu di kampung halaman.

Saya berpikir saya harus maju, saya harus berubah dan meninggalkan semua yang sudah biasa saya lakukan dengan nyaman untuk berangkat ke Bandung, untuk kuliah menjadi arsitek sebagai langkah awal saya dalam menggapai Jakarta dan menjadi sukses di Jakarta. Mengambil langkah tersebut bukan berarti mudah ataupun tidak ada kendala, namun semua itu saya hadapi guna menggapai yang saya cita-citakan.

Selanjutnya, inovasi. Hal ini dapat saya ceritakan saat kita menghadapi krisis di tahun 1998, krisis yang dialami oleh banyak pengusaha hingga bangkrut. Namun kita terus mencari cara agar dapat bertahan dan tetap membayar hutang yang menjadi berkali-kali lipat akibat nilai tukar dolar yang mencapai 4x lipatnya. Kemudian dengan inspirasi dari Bapak Harun Hajadi yang berpartner membangun Bali-Patmase, saya mengajak kita semua melakukan inovasi ini.

Kita mencari pemilik lahan di daerah untuk menjadi partner dalam membangun sebuah kawasan hunian dan kembali menjadi salah satu produk unggulan Ciputra Group, kemudian terus berlanjut sehingga mampu mengatasi krisis bahkan mampu menghantarkan kita menjadi salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia yang juga berpartner hingga ke Vietnam, Kamboja  dan China.

Satu hal yang perlu kita perhatikan adalah inspirasi bisa datang dari mana saja, bisa dari orang sekitar, keluarga, sahabat, anak  buah, saat kita berdoa, saat kita sedang berjalan, hingga dari kompetitor bisa menjadi guru bagi kita dalam membuat kita lebih maju lagi, untuk itu jangan sombong dan tetap mau belajar dari siapapun dan dari manapun.

Hal yang saya sangat yakin adalah kita memiliki SDM yang hebat, sebagaimana saya sangat berterima kasih pada kita semua.Founders mentality di Ciputra Group adalah percaya pada staff dan menghormati staff, saya pribadi merasa berhutang budi pada staff sebagai rekan saya dalam mensukseskan Ciputra Group.

Saya selalu memberikan kepercayaan pada staff saya dalam menjalankan pekerjaan dan saya percaya mereka dapat mengerjakannya, saya hanya akan kerjakan bagian yang bukan porsi staff saya, sebagai contoh misalnya saya harus menghadapi pemerintahan, tentunya saya yang akan kerjakan sebagai pimpinan, namun untuk kegiatan operasional dan pengembangan perusahaan saya percayakan pada kemampuan staff saya yang selama ini sudah saya buktikan bahwa mereka mampu bekerjasama dalam membawa sukses bagi Ciputra Group.

Sekali lagi saya berterima kasih dan saya sangat menghargai kita semua tanpa kecuali sebagai tim kerjasama dalam memajukan Grup Usaha yang saya beserta anak-anak saya dirikan ini. Tentunya kemajuan kita ini juga atas berkat Tuhan  Yang Maha Esa.

Sumber : ciputraentrepreneurship

Tag : ciputra way
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top