JAPFA Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa dan Tsunami Sulteng

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) memberikan untuk korban gempa dan tsunami yang mengguncang Sulawesi Tengah 28 September lalu.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 18 Oktober 2018 00:21 WIB
Sejumlah personel Tim SAR menggali reruntuhan bangunan dan rumah untuk menemukan korban di lokasi likuifaksi Balaroa Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (11/10). Memasuki hari ke-14 pascagempa, tsunami dan likuifaksi di Palu, Donggala, dan Sigi, pemerintah menghentikan proses evakuasi korban, sedangkan tanggap darurat diperpanjang hingga dua pekan kedepan - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) memberikan untuk korban gempa dan tsunami yang mengguncang Sulawesi Tengah 28 September lalu.

Bantuan melalui program JAPFA Peduli itu berupa sembako, obat-obatan, dan kebutuhan tempat tinggal darurat.

Head of Social Investment JAPFA R. Artsanti Alif menyebut ribuan korban meninggal dunia dan puluhan ribu lainnya mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.

Bantuan dalam bentuk apa pun dari siapa pun dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya di Palu, Donggala dan Sigi.

Bantuan tersebut disalurkan dalam tiga gelombang. Penyaluran pada 2 Oktober 2018 difokuskan untuk Palu dan Sigi.

Bantuan pada 4 Oktober 2018 digabungkan dengan bantuan dari Kementerian Pertanian yang selanjutnya didistribusikan ke Palu.

Bantuan pada 9 Oktober 2018 disebar ke 12 posko di Donggala, Palu, dan Sigi.

JAPFA juga berencana mendirikan posko bantuan induk di Sigi untuk memudahkan koordinasi. Posko kesehatan akan dibangun di Taipa, Palu Utara.

Pada bantuan gelombang ketiga, kata Artsanti, JAPFA menyalurkan 500 paket selimut dan pakaian, 500 paket sembako, dan genset.

JAPFA juga memberikan bantuan tempat tinggal darurat (shelter) berupa belasan tenda militer dari ukuran peleton hingga komando.

“Tujuan kami memberikan bantuan dalam tiga gelombang adalah agar bantuan dapat terdistribusikan dengan baik dan merata. Kami juga terus memantau bantuan apa saja yang dibutuhkan para pengungsi dari hari ke hari, dan dari di situlah sedapat mungkin kami memenuhi kebutuhan mereka,” terang Artsanti melalui siaran pers, Rabu (17/10/2018).
 
Corporate Affairs Director JAPFA Rachmat Indrajaya menambahkan, langkah-langkah yang dilakukan JAPFA  merupakan wujud kepedulian sosial perusahaan. Bantuan ini, ujarnya, tidak seberapa jika dibandingkan dengan jumlah pengungsi dan besanya penderitaan para korban. 
 
"Namun ini adalah bentuk kontribusi nyata kami, yang kami harapkan juga disusul oleh perusahaan-perusahaan lain untuk memberikan bantuan yang paling dibutuhkan oleh para korban dan pengungsi saat ini,” kata Rachmat.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
japfa comfeed, Gempa Palu

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup