Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indodax Tunjuk Komisaris Baru

Yos Ginting adalah salah satu tokoh yang aktif memajukan industri blockchain di Indonesia yang turut mendirikan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI).
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 03 Maret 2020  |  12:38 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Indodax  startup yang bergerak di bidang penjualan aset kripto dan blockchain terbesar di Indonesia mengangkat Yos Ginting sebagai komisaris. Yos Ginting merupakan Mantan Direktur dan Komisaris PT. HM Sampoerna Tbk. 

Yos Ginting mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Indodax. Dia mengaku telah lama mengikuti perjalanan Indodax mulai pada saat masih bernama Bitcoin.co.id. Dia mengagumi kinerja Indodaxserta pendirinya Oscar Darmawan dan Wiliam Sutanto. 

“Saya terkesan dengan rekam jejak dan antusiasme Oscar dan William sebagai pionir pelaku usaha di sektor Blockchain. Saya berharap pengalaman menjalankan proses usaha yang berskala besar serta terkait banyak pemangku kepentingan yang saya miliki dapat bermanfaat untuk Indodax,” katanya dikutip dari siaran pers yang diterima Bisnis.

Yos Ginting mengatakan, dia memiliki visi yang sama dengan Indodax yaitu untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi blockchain di Indonesia. Dia bersama Indodax akan berkeinginan untuk meningkatkan pemahaman serta kolaborasi antar pelaku usaha di Indonesia.  

“Kami memiliki kesamaan visi untuk mengakselerasi dan memaksimalkan pemanfaatan teknologi blockchain melalui edukasi masyarakat dan kolaborasi antar pelaku usaha di Indonesia,” katanya. 

Yos Ginting adalah salah satu tokoh yang aktif memajukan industri blockchain di Indonesia yang turut mendirikan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI). Saat ini Yos Ginting merupakan anggota Dewan Pengawas Asosiasi Blockchain Indonesia. Asosiasi tersebut bertujuan untuk mengakselerasi adopsi teknologi blockchain dalam era industri 4.0 melalui integrasi, kolaborasi, dan pertukaran pengetahuan. 

CEO IndodaxOscar Darmawan merasa terhormat dengan bergabungnya Yos Ginting. Selain memiliki pengalaman di perusahaan tembakau terbesar di Indonesia, Yos Ginting juga memiliki spirit dan passion di bidang teknologi blockchain. 

“Beliau memiliki pengalaman hampir dua dekade sebagai direksi dan komisaris PT HM Sampoerna Tbk. Selain itu, spirit dan passion beliau dengan teknologi blockchain juga akan membantu kami meraih pencapaian-pencapaian baru dalam waktu dekat,” tambah Oscar Darmawan.

Oscar Darmawan menilai pengalaman panjang yang dimiliki Yos Ginting tentu akan menopang pencapaian visi dan misi Indodaxkedepan untuk menjadi salah satu perusahaan teknologi internasional terbaik di Asia Tenggara. 

Bergabungnya Yos Ginting dalam jajaran kepemimpinan juga akan memperkuat posisi Indodaxsebagai market leader di bidang industri aset kripto maupun blockchain. Saat ini, Indodax telah  melayani hampir dua juta member dengan mayoritas penduduk Indonesia. 

“Dibantu oleh beliau sebagai komisaris, kami makin siap dalam menjadi salah satu platform investasi terbaik bagi masyarakat Indonesia. Hingga saat ini, kami telah menyediakan lebih dari 60 jenis aset kripto,” kata Oscar. 

Hingga kini, harga bitcoin sudah meningkat semenjak akhir tahun lalu. Harga bitcoin bergerak naik dari Rp78 juta pada 1 Oktober 2019 dan per hari ini menjadi Rp123 juta dalam beberapa bulan saja. Tak hanya sampai di situ, para analisis yakin harga bitcoin akan terus mencapai level tertingginya pada tahun ini, terutama setelah halving. 

“Tren kenaikan harga bitcoin sudah terlihat hingga awal tahun sampai saat ini. Kita masih sangat optimis dengan perkembangan aset kripto sebagai media investasi jaman now” kata Oscar Darmawan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top