Sebelum Covid-19 Muncul, Bill Gates Telah Bicara Wabah Virus Selama Bertahun-Tahun

Bill Gates berbicara tentang pandemi global. Pada 2015 di forum TED Talks dia juga pernah membahas permasalahan pandemi. Dia memperingatkan akan bencana global berikutnya yang tidak disebabkan oleh perang, tetapi oleh virus.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 13 April 2020  |  10:22 WIB
Sebelum Covid-19 Muncul, Bill Gates Telah Bicara Wabah Virus Selama Bertahun-Tahun
Bill Gates

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi virus corona baru atau COVID-19 terus menerjang seluruh dunia, membuat banya negara melakukan berbagai upaya untuk menghentikan penyebarannya mulai dari larangan perjalanan global hingga lockdown.

Virus ini pertama kali dilaporkan pada Desember 2019, akan tetapi laju penyebarannya yang sangat cepat dan masif telah mengubah perilaku dunia dalam beberapa waktu terakhir ini.

Namun demikian, timbulnya virus baru yang menyebabkan pandemi global tidak mengejutkan bagi sebagian ahli, yang telah bertahun-tahun menyatakan bahwa virus dapat menyebabkan bencana di seluruh dunia.

Salah satunya adalah Bill Gates, pendiri dan mantan bos Microsoft yang saat ini terlibat dalam sejumlah proyek penanganan pandemi COVID-19, termasuk pencarian vaksin efektif yang saat ini tengah melakukan uji coba klinis.

Akan tetapi, ini bukan pertama kalinya Bill Gates berbicara tentang pandemi global. Pada 2015 di forum TED Talks dia juga pernah membahas permasalahan pandemi. Dia memperingatkan akan bencana global berikutnya yang tidak disebabkan oleh perang, tetapi oleh virus.

“Jika ada yang membunuh lebih dari 10 juta orang dalam beberapa dekade mendatang, kemungkinan besar itu adalah virus yang menular bukan perang. Bukan rudal tapi mikroba,” katanya 5 tahun dalam TED Talks 2015.

“Salah satu alasannya adalah kita telah menginvestasikan sejumlah besar dana untuk penangkal nuklir, tetapi kita sebenarnya berinvestasi sangat sedikit dalam sistem untuk menghentikan epidemi. Kita belum siap untuk epidemi berikutnya,” imbuhnya.

Dia mencontohkan dalam kasus wabah Ebola. Menurutnya, ketika itu dunia bekerja sangat lambat dari pada yang seharusnya bisa dilakukan karena kurangnya personel dan ahli epidemiologi. Dia menggambarkan hal ini sebagai kegagalan global.

Selanjutnya, dalam sebuah editorial untuk Business Insider pada 2017, Bill Gates juga menguatkan pesan tersebut. Dia mengatakan bahwa patogen udara yang bergerak cepat dapat membunuh puluhan juta orang dalam skenario terburuk.

“Apakah itu terjadi karena proses natural alam atau oleh teroris, ahli epidemiologi mengatakan patogen udara yang bergerak cepat dapat membunuh lebih dari 30 juta orang dalam waktu kurang dari 1 tahun. Mereka mengatakan ada kemungkinan bahwa dunia akan mengalami wabah dalam 10-15 tahun ke depan,” tulisnya.

Adapun, beru-baru ini Bill and Melinda Gates Foundation telah berkomitmen menyumbangkan dana sebesar US$100 juta untuk upaya memerangi pandemi COVID-19. Dana tersebut akan digunakan untuk tindakan pencegahan, pengobatan, dan responden.

Bill Gates juga menulis editorial di Sunday Telegraph terkait virus corona baru ini. Dia meminta kepada seluruh pemimpin untuk bekerja sama dan mengambil pendekatan global untuk memerangi pandemi virus baru ini.

“Virus tidak peduli tentang perbatasan. Bahkan jika negara-negara kaya berhasil memperlambat penyakit selama beberapa bulan ke depan, COVID-19 dapat kembali jika pandemi tetap cukup parah di tempat lain,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bill gates, Virus Corona

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top