Konsistensi dan Ketekunan jadi Kunci Sekjen Kominfo Niken Widiastuti

Kesuksesannya ini tak lepas dari ketekunan dan konsistensinya mendalami passion di dunia penyiaran
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 23 April 2020  |  23:06 WIB
Konsistensi dan Ketekunan jadi Kunci Sekjen Kominfo Niken Widiastuti
Rosarita Niken Widiastuti

Bisnis.com, JAKARTA - Perempuan Indonesia memiliki kesempatan dan peluang yang sangat terbuka untuk berkarya dan berdaya sesuai dengan pasionnya. Tak ada lagi pembeda antara perempuan dan laki-laki dalam menapaki jenjang karir, keduanya memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan.

Hal ini pula yang dirasakan oleh Rosarita Niken Widiastuti yang sejak awal perjalanan karirnya, tak pernah mendapatkan halangan berarti karena perannya sebagai perempuan. Justru, wanita yang akrab disapa Niken ini banyak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak sehingga Niken yang mengawali karirnya sebagai  penyiar radio tersebut, kini berhasil menduduki posisi sebagai Sekjen di Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Kesuksesannya ini tak lepas dari ketekunan dan konsistensinya mendalami passion di dunia penyiaran sehingga wanita kelahiran 30 Oktober 1960 ini pun mendapatkan berbagai tawaran untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Ketika pertama kali menjadi penyiar di Radio Republik Indonesia saat dirinya masih menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Niken memperdalam seluk beluk dunia penyiaran baik di dalam maupun luar negeri.

Di sela-sela waktu siarannya, dia rutin melakukan riset dan penelitian yang berkaitan dengan media dan penyiaran. Hasilnya kemudian dikirimkan kepada pimpinan di Jakarta oleh Kepala RRI Jogjakarta.

Rupanya, hasil penelitian tersebut mendapatkan respons positif dari kantor pusat sehingga Niken mendapatkan banyak kesempatan untuk dikirim ke luar negeri untuk memperdalam ilmunya.

“Saya membuat riset selama 4 tahun berturut-turut. Saya juga sering dikirim ke luar negeri untuk menempuh pendidikan. Pulang dari situ saya membuat resume dan rekomendasi hasil penelitian, sehingga setiap kali RRI di Jakarta akan membuat kebijakan nasional, saya diminta untuk bantu membuatkan,” tuturnya.

Ide-ide cemerlang yang disumbangkan Niken untuk kebijakan perusahaan selalu diapresiasi sehingga dia sering kali ditawari untuk menjadi pejabat struktural. Awalnya Niken selalu menolak, karena baginya, meski karir dan pekerjaan penting, tetapi keluarga tetaplah prioritas.

“Setiap perempuan, apalagi ketika sudah berkeluarga, pasti memiliki prioritasnya masing-masing dan bagi saya keluarga adalah prioritas,” ujarnya.

Meski demikian, bukan berarti Niken terkungkung dengan perannya sebagai ibu rumah tangga, dia tetap aktif dan produktif mencurahkan ide serta pemikiranya untuk membuat berbagai produk dan program bagi kepentingan perusahaan. Dia bahkan menjadi sosok yang pertama mengusulkan dibuatnya Undang-Undang Penyiaran.

Setelah Niken masuk dalam jabatan struktural, karirnya terus menanjak. Hanya dalam waktu singkat istri dari WYR. Priyo Sembodo tersebut berhasil menempati berbagai posisi strategis. Mulai dari Kepala Program Siaran, Kepala Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP-RRI) Cirebon, kemudian diangkat sebagai Direktur Program dan Produksi LPP-RRI (2005-2009) sekaligus menjadi direktur perempuan pertama di RRI di usia yang masih muda sekitar 44 tahun.

Selanjutnya pada 2009, Niken kembali diangkat sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan  hingga akhirnya dia terpilih sebagai Direktur Utama LPP RRI periode 2010-2015. Melalui tangan dinginnya, RRI terus berkembang dengan berbagai program dan terobosan besar yang dibuatnya, bahkan Niken berhasil mendirikan kantor perwakilan RRI di luar negeri dan merintis siaran Studio Produksi di perbatasan.

Melihat kiprah dan rekam jejak Niken yang begitu cemerlang, membuat dirinya kemudian diangkat sebagai Direktur Jenderal IKP (Informasi dan Komunikasi Publik) Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 2016 oleh Menkominfo yang saat itu dijabat Rudiantara. Tiga tahun berselang, pada 2019, Niken kemudian dipilih sebagai Sekjen Kemenkominfo.

Dalam jabatan barunya tersebut, Niken merancang berbagai strategi yang inovatif untuk menghadapi tantangan industri 4.0 yang sarat akan kemampuan artificial intelligence, coding, fiber security, dan lainnya. Salah satunya adalah dengan mengadakan program beasiswa bagi anak muda Indonesia dalam bidang IT dan beberapa bidang lainnya.

Niken mengatakan, perjalanan karirnya yang begitu mulus dan cepat tersebut karena dia selalu mengerjakan sesuatu lebih dari yang seharusnya dan melakukan semua dari hati, tanpa berorientasi uang dan jabatan.

“Saya bekerja selalu tanpa beban meski saya perempuan dan seorang ibu tetapi itu tidak membatasi gerak saya. Apalagi saya mendapatkan banyak dukungan baik dari keluarga, pimpinan, team, dan orang terdekat saya. Meski berkarir di Jakarta tetapi saya juga tetap menjalankan peran saya sebagai ibu dan istri,” tuturnya.

Dia juga mengaku sangat terinspirasi oleh sosok RA Kartini yang memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia. Kekagumannya pada Kartini sudah ada sejak dirinya duduk di bangu sekolah, bahkan saat itu dia pun bercita-cita ingin menjadi pengajar.

Menurutnya, pendidikan bagi seorang perempuan itu sangat penting tidak hanya untuk meningkatkan kecerdasaran IQ tetapi juga kecerdasan sosial yang nantinya akan bermanfat ketika menjadi seorang pemimpin.

“Seorang pemimpin itu, harus cerdas secara IQ dan EQ sehingga dia pintar tetapi juga memiliki tolerasi sosial yang tinggi untuk menghargai pendapatn orang dan merangkul anak buah. Selain itu, sisi spiritual juga penting yaitu SQ serta yang tak kalah penting adalah NQ atau National Quotien sehingga dia bekerja untuk mengabdi pada negara bukan hanya mencari keuntungan semata,” ujarnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tokoh, kominfo

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top