Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cari Alternatif Pemasukan, Sejumlah Hotel Sewakan Kamar Untuk Para Pekerja Kantoran

Kamar hotel yang disediakan juga kondusif untuk seseorang yang membutuhkan rehat sejenak dari pekerjaan
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  13:03 WIB
Ilustrasi hotel
Ilustrasi hotel

Bisnis.com, JAKARTA -- Para pebisnis di seluruh dunia menyewakan kamar hotel pada siang hari untuk mendapatkan kembali keseimbangan kehidupan kerja mereka.

Ketika industri hotel dunia turun sekitar 80% rata-rata dari tahun lalu, jumlah pemesanan untuk justru penginapan menunjukkan lonjakan yang mengejutkan pada akhir Mei dan pada awal Juni.

Alasan utamanya, hotel-hotel besar hingga yang independen banyak menggunakan cara kreatif untuk meningkatkan aliran pendapatan mereka, yakni dengan menyewakan kamar kepada pekerja di siang hari.

Dilansir melalui Business Insider, ketika lockdown menjadi semakin intensif di beberapa tempat dan perkantoran masih ditutup, banyak pekerja yang kini harus menerapkan work from home (WFH) merasa bahwa mereka dapat bekerja lebih efektif dengan ruang khusus.

Industri perhotelan kemudian maju untuk menjawab masalah ini.

"Banyak pelancong menganggap bahwa pilihan di mana kamar hotel dijadikan sebagai ruang kerja sebagai pengalaman yang hebat," kata Bjorn Hanson, yang pernah mengajar di NYU School of Professional Studies, Jonathan M. Tisch Center untuk Perhotelan dan Pariwisata, seperti dikutip, Kamis (2/7).

Kamar hotel yang disediakan juga kondusif untuk seseorang yang membutuhkan rehat sejenak dari pekerjaan.

Biasanya tersedia layanan pelanggan berkualitas, akses internet berkecepatan tinggi, kursi baca, televisi, dan bahkan pusat kebugaran jika dibuka.

"Ada tempat tidur yang bagus untuk berbaring dan meletakkan dokumen, beristirahat dan menonton berita. [kamar hotel] itu mejadi ruang yang bagus untuk digunakan sebagai kantor," kata Hanson.

Protokol pembersihan yang ketat adalah faktor lain yang memotivasi para tamu untuk yakin dan menyewa kamar hotel sebagai ruang kerja sementara mereka.

Marriott mengumumkan program "Dewan Kebersihan Global" pada awal Mei dengan teknologi canggih seperti penyemprot elektrostatik untuk membersihkan area publik dan dengan klasifikasi desinfektan tertinggi.

 

Sementara itu, Hilton menyampaikan bahwa mereka akan bekerja sama dengan RB, produsen Dettol dan Lysol, serta berkonsultasi dengan Mayo Clinic untuk mengembangkan protokol pembersihan yang lebih aman dan canggih.

"Konsumen percaya tidak hanya pada hotel berbintang, tapi juga dengan hotel lainnya terkait kebersihan kamar hotel," ujar Hanson.

Hotel-hotel di AS juga menyewakan ruang kerja berdasarkan hitungan bulan, bukan hanya untuk penggunaan sehari-hari.

Larry Korman, presiden Stay AKA, dengan total 12 properti (11 di Amerika Serikat, dan satu di London) memiliki suite yang dilengkapi dengan dapur.

Hotel-hotel lain telah bahkan mengalihfungsikan ballroom besar dan ruang pertemuan untuk menciptakan lebih banyak ruang kerja

Tren ini juga tampaknya terjadi secara global. Skye Suites, merek hotel Crown Group Australia di Sydney, mengatakan sekarang ada lebih banyak tamu yang check-in hanya untuk menggunakan kamar pada siang hari karena mereka membutuhkan ruang yang bersih dan nyaman untuk bekerja.

"Alasan utama mereka tidak dapat bekerja dari rumah adalah karena anak-anak mereka terlalu berisik," kata Iwan Sunito, kepala eksekutif Crown Group.

Hanson mengatakan bahwa tren ini akan berlanjut sampai pengusaha mulai membuka kembali kantor.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotel bisnis hotel
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top