Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasangan Ini Sukses Raup Cuan dari Hobi Hunting Makanan

Channel yaang dibuat sekitar tahun 2016, mulanya hanya menggunakan handphone untuk mendokumentasikan berbagai jenis makanan yang mereka cicipi, mulai dari kaki lima hingga restoran bintang lima
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  12:45 WIB
Food blogger Ken dan Grat
Food blogger Ken dan Grat

Bisnis.com, JAKARTA -- Selain produk, rupanya tidak sedikit juga channel yang mereview aneka jenis makanan dan minuman. Salah satu yang cukup dikenal adalah channel youtube Kent&Grat milik pasangan suami istri Kenneth Chandra dan Gratiana Lianto.

Channel yaang dibuat sekitar tahun 2016, mulanya hanya menggunakan handphone untuk mendokumentasikan berbagai jenis makanan yang mereka cicipi, mulai dari kaki lima hingga restoran bintang lima.

“Aku dan Kent memang suka makan dari dulu. Jadi kalau pergi bareng kita rajin fotoin makanan dan upload di instagram, ternyata mendapatkan feedback positif dan banyak yang komen. Lalu pada akhir 2016 Kent mikir kenapa ngga diseriusin aja bikin channel youtube karena memang dia juga suka nonton video orang review makanan dari luar negeri. Awalnya Kent yang masuk video, aku yang ambil gambarnya pake kameran hape,” ujar Grat.

Saat itu belum banyak food vlogger yang mereview makanan sehingga jumlah penonton di channel Kent&Grat terus bertambah. Tak sedikit diantara penonton atau followersnya yang suka memberi ide untuk mencoba berbagai jenis makanan.

Grat mengatakan bahwa untuk membuat review makanan di channel Kent&Grat, mereka lebih sering mengambil waktu pada akhir pekan atau di malam hari, karena memang Grat yang saat itu masih bekerja di salah satu perusahaan swasta.
“Makan ini kan memang hobi tapi ternyata bisa menghasilkan. Jadi kami bisa kerjain keduanya (bekerja dan jadi reviewer) lumayan menghasilkan,” tuturnya.

Meski demikian, diakui olehnya bahwa mereka tidak langsung mendapatkan penghasilan dari youtube. Setelah 6 bulan berjalan, baru bisa dimonetisasi.
“Pertama bikin channel youtube ngga serius di awal 2016, hanya bikin satu video lalu males. 1 bulan ya paling hanya satu video. Baru di akhir 2016 kita fokus bikin seminggu lima kali, di situ baru keliatan ada peningkatan, kami juga sering share link ke teman-teman dan sosmed. Mulai pelajari orang sukanya apa. Coba makanan yang ngehits baru syuting. Jadi kenaikan [viewer] terjadi karena memang momennya pas,” jelasnya.

Hunting Makanan

Untuk mendapatkan aneka makanan dan minuman yang akan direview, Kent dan Grat lebih sering hunting sendiri, terutama makanan yang lagi ramai diperbincangkan. Mereka juga sering membuat perbandingan antara jenis makanan yang sama dengan harga yang mahal dan yang murah, lalu diberi penilaian seobjektif mungkin tapi tidak menjatuhkan restoran atau tempat makan tersebut.

Kalau pun diundang oleh restoran atau hotel, mereka pun dari awal sudah menyampaikan bahwa review yang diberikan tidak terikat dan bebas nilai sesuai dengan pandangan mereka.

“Untuk beberapa resto yang mengundang kita juga akan melihat, makanan itu menarik atau tidak. Kalau misalnya ayam geprek tapi ngga ada uniknya, ya kita ngga datang, tapi kalau memang ada uniknya, baru bisa kita datang,” tuturnya.

Sementara itu, untuk mendapatkan penghasilan dari channel youtube selain mengandalkan youtube AdSense, Kent&Grat juga sering mendapatkan tawaran dari pihak sponsor untuk brand placement.

Meski bentuknya kerjasama dengan brand, tetapi Kent&Grat tetap menjaga objektivitas dalam penilaian.

Dalam proses pengerjaan video ini, Kent&Grat mulanya hanya berdua, semua proses editing dilakukan oleh Kent. Baru pada akhir 2018, mereka mulai menggunakan editor dengan total tim keseluruhan saat ini hanya empat orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuliner blogger
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top