Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Pelajaran Hidup dari Investor Shark Tank Barbara Corcoran

Corcoran tumbuh dalam keadaan miskin. Terlepas dari keadaan luarnya, bagaimanapun, dia mempertahankan imajinasi yang kuat dan menunjukkan ketajaman bisnis yang tajam sejak usia muda.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  10:22 WIB
Barbara Corcoran
Barbara Corcoran

Bisnis.com, JAKARTA -- Anda mungkin mengenal Barbara Corcoran dari acara televisi Shark Tank, namun ratu real estat New York ini tidak menjadi investor multi-miliuner dalam satu malam.

Seperti banyak pengusaha lainnya, dia merangkak ke puncak dari nol.

Dilansir melalui Entrepreneur, Corcoran tumbuh dalam keadaan miskin. Terlepas dari keadaan luarnya, bagaimanapun, dia mempertahankan imajinasi yang kuat dan menunjukkan ketajaman bisnis yang tajam sejak usia muda.

Pada usia 23, Corcoran mencari nafkah dengan menjadi pelayan ketika dia bertemu calon suaminya, Ramone Simone.

Simone memberinya pinjaman US$1.000 untuk memulai bisnis real estat bersama, namun dia kemudian meninggalkan Corcoran untuk menikah dengan sekretarisnya tidak lama kemudian, mengklaim Corcoran "tidak akan pernah berhasil tanpa dia".

Meski menyakitkan, pengalaman itu menyalakan api motivasinya untuk bangkit.

Corcoran menghabiskan 23 tahun berikutnya untuk membangun kerajaan broker real estat New York City, Corcoran Group. Grup ini kemudian menjadi perusahaan real estat perumahan terbesar di New York sebelum Corcoran menjualnya kepada NRT pada tahun 2001 seharga US$66 juta.

Kehidupan Barbara Corcoran adalah kisah nyata dari miskin menjadi kaya.

Dan sekarang, di usia 71 tahun, warisan Corcoran (dan, belum lagi, kekayaan bersih US$80 juta) menjadi bukti bahwa tidak ada rintangan yang terlalu besar untuk diatasi.

1. Masa lalu Anda tidak menentukan jati diri Anda

Melawan segala rintangan Corcoran menolak membiarkan kerugian menghalangi kesuksesannya. Bahkan ketika suaminya meninggalkannya untuk seorang rekan kerja, dia menolak membiarkan kekecewaan menghalangi tujuannya.

Dari pengalaman hidupnya, kita dapat melihat bahwa tantangan dan kekecewaan pada dasarnya tidak buruk: mereka dapat menjadi motivator yang kuat untuk sukses. Akhirnya, Barbara Corcoran menunjukkan bahwa apa pun keadaan Anda, Anda memiliki kekuatan untuk membuat perubahan.

2. Nilai akademis penting - tetapi begitu pula motivasi

Corcoran mengatakan bahwa dia adalah siswa dengan nilai D di sekolah menengah dan perguruan tinggi. Dia bahkan keluar dari beberapa kursus di tahun pertamanya sebelum pindah ke sekolah menengah kedua.

Dia juga menderita disleksia, dan akibatnya, tidak belajar membaca sejak dini seperti teman-teman sebayanya.

Faktanya, baru setelah putranya, Tom, didiagnosis menderita disleksia di kelas dua, Corcoran menyadari bahwa dia juga telah mengalami hal yang sama seumur hidupnya.

Kesuksesannya sendiri adalah bukti bahwa Anda tidak harus "terlihat bagus di atas kertas" - mendapatkan nilai A, menjadi yang terbaik di kelas, atau bahkan maju dengan kecepatan yang sama dengan rekan-rekan Anda - untuk berhasil dalam usaha bisnis (atau dalam kehidupan).

3. Anda layak untuk didengarkan

Industri real estate New York, seperti banyak bidang lainnya, didominasi oleh laki-laki. Corcoran mengenang bahwa pada masa-masa awalnya dalam bisnis, meski wanita berhasil dalam penjualan, mereka masih bekerja di perusahaan yang seluruhnya dimiliki atau dikelola oleh pria.

Sementara kemajuan telah dicapai, hambatan gender masih ada di dunia kerja. Corcoran mengatakan bahwa kuncinya bukanlah mencoba menjadi "salah satu dari anak laki-laki", tetapi "menggunakan atribut kewanitaan" untuk keuntungan Anda.

Bela diri Anda dalam bisnis, manfaatkan atribut dan perspektif unik Anda, dan jangan mundur saat menghadapi ketidakpastian atau ketidakadilan.

4. Setiap kegagalan adalah bahan bakar untuk api motivasi

Corcoran menyebut dirinya sendiri sebagai Ratu Kegagalan. Banyak orang yang mengetahui ceritanya akan mengatakan bahwa dia justru sebaliknya: dia melakukan 22 pekerjaan pada usia 23 tahun sebelum memulai kerajaan real estatnya hanya dengan US$1.000. Tapi itulah kebenarannya. Corcoran bahkan berkata, "Kegagalan adalah keahlian terbaik saya."

Dia juga awalnya tidak dicasting untuk Shark Tank setelah mengetahui pertunjukan itu akan bekerja dengan orang lain.

Tapi Corcoran tidak mundur saat menghadapi penolakan, dia mengirim email kepada produser secara langsung, memberikan detail tentang waktu lain dalam hidupnya di mana dia dipecat atau ditolak lalu berangkat ke Los Angeles.

Pada akhirnya dia mendapatkan pekerjaan itu.

5. Anda tidak akan tahu kemampuan Anda hingga dihadapi dengan perjuangan

Tanpa cobaan dan kesengsaraan yang dihadapinya, Corcoran mungkin tidak akan pernah sampai ke posisinya sekarang. Pada akhirnya, Anda mampu dan kuat — bahkan jika Anda tidak melihatnya.

Hal terbesar yang bisa diambil dari pengalaman hidup Barbara Corcoran yang kaya adalah: tidak peduli betapa suramnya keadaan atau seberapa sering Anda mengira Anda gagal, Anda harus terus bangkit.

Tidak peduli seberapa kerasnya, satu-satunya cara untuk mencapai kesuksesan adalah dengan mengatasi kegagalan berulang-ulang yang pasti terjadi dalam hidup Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis tokoh bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top