Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terpukul Pandemi, Pelaku Bisnis Showbiz Ini Banting Setir Jualan Ikan dan Sayur

Banyak ahli strategi karier mengatakan bahwa untuk mengubah haluan industri selama masa sulit ini sangat mungkin terjadi jika orang ingin terus bergerak dan bertahan di tengah ketidakpastian.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 06 November 2020  |  12:46 WIB
Muhammad Risqi berjualan ikan dan sayur
Muhammad Risqi berjualan ikan dan sayur

Bisnis.com, JAKARTA - Guncangan dari pandemi virus corona telah membuat perencanaan ke depan menjadi sulit, terutama jika menyangkut keputusan besar seperti pindah karier.

Banyak ahli strategi karier mengatakan bahwa untuk mengubah haluan industri selama masa sulit ini sangat mungkin terjadi jika orang ingin terus bergerak dan bertahan di tengah ketidakpastian.

Pandemi Covid-19 sedikit banyak juga mengubah jalan hidup Muhammad Risqi, pendiri “Tsukiji Mart”yang berlokasi di Jalan Jagakarsa 18 A-B, Jakarta Selatan.

Bisnis yang baru dirintis ini merupakan tempat berbelanja ikan segar dengan konsep modern yang mirip seperti Tsukiji Fish Market yang ada di Jepang.

Dilansir melalui siaran pers yang diterima, Jumat (6/11), pria berusia 37 tahun dan akrab dipanggil 'Baba' ini harus banting setir dari bisnis showbiz, yang selalu aktif mengadakan acara musik berskala besar di ibu kota, menjadi penjual ikan dan sayuran segar.

Risqi memilih bisnis penjualan bahan pokok lantaran banyak pegawainya yang sudah dirumahkan akibat pandemi Covid-19.

Kini pria yang memiliki dua anak tersebut disibukkan dengan berjualan ikan, sayur dan buah-buahan.

Setiap pekan dia harus mengejar target pesanan pelanggan yang menumpuk dan membuat stok barang akan habis dalam waktu singkat

Setiap bulannya, Risqi mengungkapkan bisa meraup omzet hingga ratusan juta rupiah. Namun, usaha ini tidak didapatkan Risqi secara instan.

Perjuangan Risqi dimulai sejak Februari 2020, ketika pemerintah mengumumkan bahwa virus corona telah mewabah di Indonesia.

Di awal masa pandemi, Risqi sempat merasa harus melakukan suatu perubahan besar karena perhelatan acara musik terbentur kebijakan pembatasan sosial berskala besar yang berlangsung hingga saat ini pada fase transisi.

Kondisi serupa juga pernah terjadi ketika Thailand mengalami krisis dimana para banker membuka warung makan dipinggir jalan. Di saat situasi normal justru usaha baru ini menambah keuntungan karena memberikan arus pendapatan baru bagi mereka yang industrinya terdisrupsi.

"Diharapkan tahun depan kondisi sudah kembali normal," ujar Risqi.

Selain tantangan, pandemi justru memberikan ilmu baru bagi Risqi yang sebelumnya tidak familiar dengan kebutuhan dapur apalagi mengenal macam-macam jenis ikan dan sayur mayur.

Bertepatan dengan Hari Ikan Nasional yang jatuh pada 21 November Tsukiji Mart akan promo diskon 21% untuk semua produk ikan.

Dengan harapan angka jumlah konsumsi ikan masyarakat Indonesia meningkat, mendukung kualitas kecerdasan dan melahirkan generasi baru yang dapat bersaing di lingkungan yang kompetitif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perikanan pebisnis pandemi corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top