Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perusahaan Gencar Sustainibility

Forum ini disiarkan secara online ini dan diikuti oleh 500 peserta dari Indonesia dan negara-negara lainnya di  Asia Tenggara. 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 21 Desember 2020  |  15:40 WIB
NCSR
NCSR

Bisnis.com, JAKARTA - National Center for Sustainability Reporting (NCSR) kembali menggelar pemeringkatan laporan keberlanjutan tingkat Asia (Asia Sustainability Report Rating/ASRRAT) 2020. 

Forum ini disiarkan secara online ini dan diikuti oleh 500 peserta dari Indonesia dan negara-negara lainnya di  Asia Tenggara. 

“Keberlanjutan memerlukan inovasi” tegas Prof. Bambang Brodjonegoro. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa pandemi ini membuat gaya hidup manusia berubah. “Selain itu harus diakui pula bahwa lingkungan menjadi lebih bersih” ujar Prof Bambang Brodjonegoro, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional dalam keterangan tertulisnya.

“Laporan keberlanjutan menunjukkan kepada kita, sampai sejauh mana kontribusi perusahaan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/TPB (Sustainable Development Goals/SDGs)” kata Ali Darwin, Ketua NCSR, disela-sela acara ASRRAT Forum.

“Selain daripada itu lanjutnya, juga dapat menilai melalui laporan keberlanjutan, dampak ekonomi, lingkungan dan  sosial yang timbul dari kegiatan operasi perusahaan, baik positif maupun dampak negatif”.  
 
“Sejak tahun 2005 sampai dengan 2017,  selama 12 tahun, pagelaran ini disebut Sustainability Reporting Awards”, kata Prof. Eko Ganis Ph.D  Ketua Dewan Juri. Namun sejak tahun 2018, NCSR merubah sistemnya dari Penghargaan (Award) menjadi Pemeringkatan (Rating), lanjut Eko. 
 
Menurut Ali Darwin, perubahan ke sistem Pemeringkatan Laporan Keberlanjutan sudah dimulai sejak 2016  dengan peserta dari perusahaan-perusahaan di Bangladesh, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina. “Ini merupakan satu-satunya sistem pemeringkatan laporan keberlanjutan yang ada saat ini” tambah Ali, NCSR membagi peringkat laporan keberlanjutan dalam 4 tingkatan, yaitu Platinum (tertinggi), Gold, Silver dan Bronze (terendah). 
 
Tahun ini, proses penilaian laporan dilakukan oleh 21 assessor, yang merupakan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mereka semuanya memiliki kompetensi sebagai assessor karena telah memiliki sertifikat spesialis laporan keberlanjutan yang dikeluarkan oleh NCSR dan disebut Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS).

Laporan keberlanjutan rating Platinum tahun ini diraih oleh 5 perusahaan yakni PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, PT Indonesia Power, PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Pupuk Kalimantan Timur. Kriteria tambahan rating platinum dibanding rating Gold menurut Eko antara lain laporannya dibuat secara lengkap sesuai standar GRI dan telah dilakukan assurance/audit oleh pihak Kantor Jasa Assurance di samping memperoleh nilai 93 dari 100. 
 
Sedangkan laporan keberlanjutan rating Gold tahun ini diberikan kepada 32 organisasi/perusahaan yaitu PT  ABM Investama Tbk, Bank Asia Limited, PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Bank BTPN Tbk, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk., PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., PT Bio Farma (Persero), BPJS Ketenagakerjaan, PT Bukit Asam Tbk, PT BUMI Resources Tbk., PT Indo Tambangraya Megah Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

Kemudian, MERALCO, PT PELNI (Persero), PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), PT Perkebunan Nusantara X, PT Pertamina (Persero), PT Pertamina EP Cepu, PT Pertamina Gas, PT Pertamina Hulu Energi ONWJ (PHE ONWJ), Petrochina  International Jabung Limited, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), SKK Migas, SM Investments Corporation, Star Energy (Kakap) Ltd, Star Energy Geothermal Wayang Windu Ltd, PT Timah Tbk, PT United Tractors Tbk, PT Vale Indonesia Tbk, and PT XL Axiata Tbk.
 
Kemudian laporan  keberlanjutan rating Silver tahun ini diberikan kepada 3 perusahaan yaitu PT Astra International Tbk, Danone Specialized Nutrition Indonesia dan PT PP Properti Tbk. Sedangkan rating Bronze diraih oleh 4 perusahaan yaitu PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Pembangunan Jawa Timur Tbk, PT Elnusa Tbk and PT Pengembang Pelabuhan Indonesia.
 
Selanjutnya, Eko menerangkan bahwa juri akan memberikan score card dan rekomendasi kepada seluruh peserta. “Diharapkan mereka menindaklanjuti rekomendasi juri sehingga peringkat laporan tahun yang akan datang meningkat” jelas Eko. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

forum sustainable finance
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top