Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelaku UMKM, Ini Tren Bisnis untuk Kuartal I/2021 yang Perlu Diamati

Dalam riset terbarunya, McKinsey menekankan bahwa 2021 adalah tahun peralihan di mana masyarakat akan mulai membentuk masa depan mereka.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 13 Januari 2021  |  15:46 WIB
Ilustrasi UMKM
Ilustrasi UMKM

Bisnis.com, JAKARTA - Memasuki tahun 2021, pelaku bisnis khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus bersiap untuk berjuang untuk bangkit dari 2020 yang menantang.

Dalam riset terbarunya, McKinsey menekankan bahwa 2021 adalah tahun peralihan di mana masyarakat akan mulai membentuk masa depan mereka.
 
Menanggapi hasil riset tersebut, Patrick Vaz, Country Manager, Zilingo Indonesia mengatakan bahwa meskipun kebanyakan pelaku usaha tengah mengerahkan segala upayanya untuk bertahan di masa sulit, sangat penting bagi mereka untuk terus mengetahui tren terbaru di pasar untuk memetakan kesempatan di masa mendatang dengan lebih baik.

Pelaku usaha perlu menyesuaikan dirinya dengan perkembangan pasar untuk mengidentifikasi cara terbaik guna mempermudah serta memperkuat proses bisnisnya.

"Dengan begitu, Anda dapat mulai membangun kredibilitas dan nilai tambah bagi bisnis Anda serta memahami proyeksi lanskap industri bagi usaha Anda di masa depan," ujarnya melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Rabu (13/1).

Melalui platform solusi bisnis satu atap, Zilingo Trade berupaya mendukung bisnis dan UMKM Indonesia memasuki tahun yang lebih baik dengan menyediakan solusi terbaik untuk membantu proses pengadaan bagi bisnis serta berbagai solusi dan layanan bisnis yang tersedia di zilingotrade.id.
 
Patrick juga membagikan tiga tren bisnis di tahun 2021 yang dapat dijadikan acuan bagi pelaku UMKM dalam merencanakan masa depan dan menciptakan kesempatan baru:
 
1. Pola Belanja Baru
Mengidentifikasi perubahan pola belanja konsumen sedini mungkin merupakan langkah krusial dalam mencapai kesuksesan di tahun baru.

Hal ini akan menyediakan sebuah roadmap untuk menyelaraskan bisnis dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan yang terus berubah.

Menurut Accenture, konsumen di seluruh dunia merasa lebih terhubung satu sama lain karena situasi pandemi yang menyebabkan adanya peningkatan dalam praktik conscious buying dan keinginan masyarakat untuk membeli lebih banyak produk lokal.

“Conscious buying serta keinginan untuk ‘berbuat baik’ merupakan hal yang diinginkan konsumen untuk dapat dicerminkan oleh merek pilihan mereka," kata Patrick.

Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu fokus untuk memperkuat daya tarik lokal serta menekankan peran positif usaha di dalam masyarakat agar produk serta penawaran lainnya dapat lebih menonjol di pasar
 
2. Masa Depan Sistem Kerja Jarak Jauh
Jumlah pekerja jarak jauh (remote) di seluruh dunia meningkat tajam pada tahun 2020. Faktanya, bekerja dari rumah telah menjadi cara baru dalam melakukan sebuah pekerjaan di masa mendatang.

Pelaku usaha mungkin perlu berinvestasi dalam teknologi tambahan dan solusi perangkat lunak untuk memastikan bahwa karyawan dapat bekerja dengan nyaman tanpa harus ke kantor.

Meskipun studi BullGuard menunjukkan hampir 60% bisnis skala kecil mengira bahwa mereka luput dari disrupsi siber, tahun 2021 seharusnya menjadi tahun di mana pelaku UMKM mulai memperkuat keamanan siber mereka.

Patrick menyarankan UMKM harus menyiapkan perlindungan untuk aset krusial bisnis melalui perlindungan jaringan, komputer, program, serta data yang ada melalui lensa bisnis perusahaan.

3. Kemajuan Platform E-Commerce
Menurut survei UNCTAD terbaru, pandemi telah mendorong tren pertumbuhan platform e-commerce dengan adanya perubahan dalam komposisi penjualan lebih dari 65%.

Survei tersebut menegaskan bahwa konsumen yang mengakses platform online lebih sering mencari produk penting seperti: bahan makanan, produk farmasi, produk kesehatan dan kebersihan, pengiriman restoran, dan layanan keuangan.

Dengan demikian, beralih ke dunia digital tidak hanya menjadi sebuah gagasan yang bagus melainkan sebuah proses penting dalam perkembangan setiap bisnis.

Patrick menggarisbawahi, pelaku UMKM harus menyadari bahwa platform e-commerce dapat menjadi alternatif saluran lain yang dapat dimanfaatkan untuk mendiversifikasi produk.

Adapun di Zilingo Trade, Anda tidak hanya dapat mengembangkan performa digital Anda dengan memanfaatkan solusi bisnis yang luas, tetapi Anda juga bisa mendapatkan akses ke banyak pilihan dengan harga termurah, jaringan penjual terpercaya yang besar, pengiriman cepat, serta pembayaran online yang fleksibel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang bisnis umkm
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top