Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BSSN Gelar Program Penerapan Penilaian Mandiri Keamanan Informasi UMKM

Program dengan tema “Mari Kita Bersama Mewujudkan Keamanan Nasional dan Meningkatkan Pertumbuhan Perekonomian Nasional" itu dilaksanakan di kota Ambon pada 27-28 Januari 2021.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 01 Februari 2021  |  20:13 WIB
Didik Hariyanto, Sandiman Ahli Muda pada Direktorat Proteksi Ekonomi Digital BSSN selaku moderator dan para narasumber kegiatan Penerapan Penilaian Mandiri Keamanan Informasi(ki/ka) : M. Nasir Kilkoda selaku Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku, Baderi selalu Sandiman Ahli Madya pada Direktorat Proteksi Ekonomi Digital BSSN dan Fadly Achmad selaku Sandiman Ahli Muda pada Direktorat Proteksi Ekonomi Digital BSSN
Didik Hariyanto, Sandiman Ahli Muda pada Direktorat Proteksi Ekonomi Digital BSSN selaku moderator dan para narasumber kegiatan Penerapan Penilaian Mandiri Keamanan Informasi(ki/ka) : M. Nasir Kilkoda selaku Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku, Baderi selalu Sandiman Ahli Madya pada Direktorat Proteksi Ekonomi Digital BSSN dan Fadly Achmad selaku Sandiman Ahli Muda pada Direktorat Proteksi Ekonomi Digital BSSN

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Siber dan Sandi Negara kembali melaksanakan Program Penerapan Penilaian Mandiri Keamanan Informasi bagi Pelaku UMKM secara Nasional.

Program dengan tema “Mari Kita Bersama Mewujudkan Keamanan Nasional dan Meningkatkan Pertumbuhan Perekonomian Nasional" itu dilaksanakan di kota Ambon pada 27-28 Januari 2021. Acara sendiri diikuti oleh sekitar 70 pelaku UKM di Ambon.

Kota Ambon dipilih menjadi lokasi  perdana di tahun ini dalam pelaksanaan Program Penerapan Penilaian Mandiri Keamanan Informasi (PAMAN KAMI) bagi pelaku UMKM secara Nasional. Dalam pelaksanaannya, BSSN bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku.

PAMAN KAMI sendiri merupakan tools yang dapat digunakan sebagai mekanisme awal untuk mengukur tingkat keamanan informasi sistem informasi yang dimiliki pelaku UMKM.

Diharapkan secara bertahap, pelaku UMKM dapat memenuhi seluruh tahapan keamanan informasi sehingga resiko keamanan dapat diminimalisir serta dapat membangun dan mengembangkan usahanya dengan lancar dan aman dari serangan siber.

Hal ini menjadi sangat penting mengingat semakin berkembangnya teknologi informasi maka akan semakin besar kemungkinan atau upaya serangan siber yang menargetkan usaha atau bisnis berbasis digital.

Direktur Proteksi Ekonomi Digital, Anton Setiyawan, mengatakan saat ini digitalisasi dan ekonomi digital menjadi penopang dari ekonomi nasional dan tentu pelaku utamanya adalah teman-teman UMKM yang 96% mendukung ekonomi nasional dan yang 60% adalah penyumbang GDP nasional.

Sementara itu, Baderi, S.Sos., M.E., Sandiman Ahli Madya pada Direktorat Proteksi Ekonomi Digital BSSN selaku Koordinator Kelompok Proteksi Informasi Perdagangan Berbasis Elektronik menjelaskan saat ini, berdasarkan data UPTD PLUT Pemprov Maluku, sekitar 80% dari 6.000 UMKM aktif menggunakan smartphone.

Artinya saat ini penggunaan smartphone sudah tidak pandang usia dan menjadi kebutuhan penting, terutama data yang tersimpan didalamnya.

Fadly Achmad Sandiman Ahli Muda pada Direktorat Proteksi Ekonomi Digital BSSN menerangkan bahwa “Pengisian PAMAN KAMI membutuhkan waktu kurang lebih 5 menit, yang dapat dilakukan secara praktis dan dengan biaya yang minimal bagi para pelaku UMKM”.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ukm badan siber dan sandi nasional (BSSN)
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top