Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wow, Cuma Jualan Es Teh Manis, Pengusaha Muda Ini Raup Omzet Puluhan Miliar

Berbisnis minuman es teh manis ternyata bisa menghasilkan omzet ratusan juta rupiah untuk pengusaha yang satu ini.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 02 Juni 2021  |  09:35 WIB
Haidhar Wurjanto, CEO sekaligus Founder dari Simha Group
Haidhar Wurjanto, CEO sekaligus Founder dari Simha Group

Bisnis.com, JAKARTA - Es teh manis dikenal sebagai minuman yang disukai segala umur yang ada di hampir semua rumah makan.

Biasanya, es teh manis merupakan minuman yang cenderung berharga murah jika dijual di rumah makan atau restoran. Tetapi, di tangan seorang pengusaha bisa menjadi minuman yang modern sekaligus menjadi peluang bisnis yang menguntungkan.

Haidhar Wurjanto, CEO sekaligus Founder dari Simha Group berhasil mem-branding bisnis es teh manis dari minuman sederhana yang terkesan receh, menjadi minuman kekinian yang banyak diburu, khususnya oleh kelompok milenial dan generasi Z.

Dia menyulao es teh dengan dikemas lebih modern dan higienis dengan beragam rasa, justru dapat menjadi peluang bisnis yang sangat menggiurkan. Bahkan bisa menghasilkan omzet hingga ratusan juta bahkan miliaran rupiah per bulan.

Dalam mengembangkan usaha yang dirintis sejak 2018 tersebut, Haidhar sengaja menggunakan brand Es Teh Indonesia dengan tagline ‘teh yang didinginkan dengan es batu’ sehingga lebih mudah diingat masyarakat dan terkesan apa adanya.

“Saya sudah berkecimpung di bisnis kuliner selama 10 tahun. Pada semua resto yang saya kembangkan, penjualan teh pasti masuk dalam top 5 yang artinya bahwa ini sudah semacam habit konsumen untuk mencari yang nyaman bagi mereka yaitu es teh karena itu kami yakin bisnis ini sangat menjajikan,” tuturnya.

Kebiasaan konsumen yang sering memesan dan mengonsumsi teh tersebut kemudian menginspirasinya untuk membuat brand yang memang khusus menjual berbagai jenis minuman dengan bahan dasar utama teh, khususnya black tea yang berasal dari Jawa.

Agar bisnis teh yang dikembangkan olehnya berbeda dibandingkan dengan es teh yang dijual secara umum, maka Haidhar memberi penekanan pada uniqe selling point atau nilai jual unik yang menjadi kelebihan dari brand tersebut.

“Konsumen saat ini bukan hanya sekedar membeli karena ingin tetapi ada eksperience yang mereka cari. Memang Es Teh Indonesia ini bukan paling baik tetapi kita bisa mengakomodir apa yang konsumen mau. Cara kita brewing teh itu berbeda dengan formulasi yang paling pas,” ujarnya.

Selain itu, Es Teh Indonesia juga sangat menekankan pada higienitas, mengangkat kualitas teh Indonesia, memiliki kemasan yang menarik, serta varian rasa yang sesuai dengan keinginan masyarakat.

Es Teh Indonesia menyediakan lebih dari 20 varian rasa dengan ukuran medium, large, dan 4 toppings yang menjadikanya lebih kekinian. Adapun untuk harganya sendiri dimulai dari Rp6.000 hingga Rp22.000.

Hingga saat ini Es Teh Indonesia telah memiliki sekitar 250 cabang dengan rata-rata penjualan sekitar Rp100juta hingga Rp150 juta per bulan.

Secara keseluruhan, omzetnya bisa mencapai sekitar Rp25 miliar hingga Rp37,5 miliar per bulan dari seluruh cabang Es Teh Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wirausaha entrepreneur
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top