Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Cara Punya Bisnis Furnitur Untung Ratusan Juta

Jadi, menghabiskan waktu di bengkel galeri untuk berkarya dengan kayu akan terbayar dengan harga yang ditawarkan pasar.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 14 Juli 2021  |  19:29 WIB
Pekerja menyelesaikan pembuatan kursi rotan untuk acara pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution, di sentra industri rotan Tangsan, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (2/11). - ANTARA/Maulana Surya
Pekerja menyelesaikan pembuatan kursi rotan untuk acara pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution, di sentra industri rotan Tangsan, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (2/11). - ANTARA/Maulana Surya

Bisnis.com, JAKARTA —  Mengubah hobi menjadi bisnis bukanlah hal yang mudah. Apalagi jika hobi tersebut seperti membuat furniture yang memiliki banyak saingan.

Jika furnitur yang dihasilkan dari hobi memiliki daya tarik dan keungulan, itu bisa jadi bisnis yang menggiurkan.

Jadi, menghabiskan waktu di bengkel galeri untuk berkarya dengan kayu akan terbayar dengan harga yang ditawarkan pasar.

Namun, terjun ke dunia wirausaha dengan memulai bisnis mebel kecil-kecilan memanglah tidak mudah. Jangankan mencari omset yang besar, mengenalkan produk furnitur pada pasar seringkali sulit.

Oleh karena itu diperlukan kesiapan yang matang agar bisnis furnitur bisa mendulang untung yang fantastis.

Lalu, sudah memutuskan untuk mengubah hasrat Anda terhadap furnitur menjadi bisnis yang menghasilkan lahan uang ?

Dirangkum dari plytix.com, Rabu (14/7/2021) berikut tips agar bisnis furnitur raup omset ratusan juta :

1. Anda tidak akan lagi menjadi pembuat furnitur tapi seorang pengusaha

Anda akan lebih banyak waktu dengan mengambil alih tanggung jawab menjalankan bisnis.

Akan dituntut membagi separuh waktu di bengkel, dan separuh lainnya mencari klien, memberikan penawaran, mengirim faktur, mengelola media sosial.

Kabar baiknya adalah jika bertahan melakukannya, Anda akan mengetahui semua eksosistem bisnis furnitur dalam beberapa tahun.

Fokus Anda akan beralih dari membuat perabot keren menjadi menghasilkan uang. Anda perlu melakukan banyak jaringan untuk menemukan klien baru dan berusaha mempertahankan hubungan tersebut.

Karena bisnis dari produksi kecil, Anda tidak membutuhkan ribuan klien, tetapi Anda membutuhkan tetap mereka. Dengan begitu mereka lebih memilih Anda daripada IKEA dan merek lain.

Jika setuju dengan berhenti memproduksi sepenuhnya, Anda juga dapat menghasilkan keuntungan yang sehat dengan menjual kembali barang grosir secara online.

2. Gaya dan selera Anda yang dikuratori dengan cermat tidak masalah

Mempelajari teknik-teknik baru itu bagus, tetapi untuk menghasilkan keuntungan, Anda harus membuat apa yang diinginkan oleh klien. Dengan begitu karya bersedia dibayar oleh klien.

Kabar baiknya adalah terkadang hal itu akan mendorong Anda ke tingkat yang baru. Itu juga memberi pemahaman yang lebih baik tentang pasar.

Begitu membangun jaringan dan membuat daftar klien, Anda dapat sedikit lebih pilih-pilih proyek mana yang Anda terima.

Jika dapat menemukan ceruk, entah itu melalui banyak riset pasar atau coba-coba, Anda dapat mengukir kehidupan yang menyenangkan dengan memanfaatkannya.

Anda akan membutuhkan basis pelanggan yang solid dan berkelanjutan.

Mungkin tampak membuat jenis hal yang sama berulang-ulang, tetapi jauh lebih mudah untuk membangun nama bisnis untuk diri sendiri.

3. Pasar Anda tidak seperti bayangan

Teman dan keluarga mengagumi desain furniture Anda yang luar biasa. Dan banyak orang bisa melihatnya akan menyukainya.

Namun, di dunia sekarang ini ada banyak sekali pilihan furnitur, bahkan jumlahnya tak terbatas.

Banyak orang mengatakan mereka menyukai furnitur tersebut , tetapi tidak ada yang mengambil langkah untuk benar-benar membelinya.

Oleh karena itu, menghadiri beberapa pameran adalah cara yang baik untuk mendapatkan nama dan wajah bisnis Anda di luar sana.

Dan bahkan mungkin cara itu akan mendapatkan beberapa penjualan.

Orang-orang jauh lebih mungkin untuk membeli furnitur jika mereka dapat melihat dan menyentuhnya, dan lebih mungkin untuk mempercayai Anda jika melihat secara langsung.

Setelah Anda memiliki klien yang mapan, ulasan baik dan sebagainya, tentunya itu akan lebih mudah untuk menjual secara online.

4. Keterampilan bukanlah hal yang paling penting

Anda dapat melihat garis yang sempurna. Anda dapat membuat render 3D dari meja makan yang terlihat seperti kehidupan nyata. Anda tahu lebih banyak tentang bahan dan hasil akhir daripada tentang keluarga Anda sendiri.

Tapi apakah Anda tahu bagaimana membuat rencana bisnis? Pernahkah Anda berurusan dengan klien yang ingin mengubah proyek di tengah proses, tetapi tanpa meningkatkan anggaran? Bagaimana dengan pengikut media sosial Anda? Logo dan merek? Biaya pengiriman? Manajemen persediaan?

Percaya atau tidak, keterampilan sebagai tukang kayu, tukang las, perancang furnitur, dan sebagainya memiliki pengaruh yang jauh lebih kecil terhadap keberhasilan bisnis furnitur.

Anda memerlukan rencana bisnis yang disusun dengan cermat.

Jika punya latar belakang sekolah bisnis, itu seharusnya tidak mengejutkan lagi. Anda sudah tahu bahwa bisa menghasilkan lebih banyak uang di bilik perusahaan.

5. Jadi pecandu alat digital

Ada sejumlah layanan online yang dapat memberi sedikit dorongan agar bisnis furnitur menguntungkan.

Pembuat situs web yang mudah digunakan seperti WordPress dan Squarespace dapat membantu promosi.

Bahkan, karena terlalu mudah, seseorang amatir akan mudah membuat situs web yang indah tanpa terlalu banyak kesulitan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

furniture tips bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top