Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ketty Lie, Co-Founder ErudiFi yang Fokus pada Pendidikan Pelajar di Asia Tenggara

Ketty Lie Sendiri sebelumnya lulusan dari University of Chicago dalam Ekonomi pada tahun 2010. Kemudian, dirinya bekerja dalam Vriens & Partners Pte Ltd sebagai Junior Associate hingga Desember pada tahun 2011
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 22 November 2021  |  13:04 WIB
Ketty Lie - twitter
Ketty Lie - twitter

Bisnis.com, JAKARTA - Ketty Lie, merupakan salah satu Founder yang terpilih untuk mengikuti Google for Startups Women Founders Academy.

Ketty Lie merupakan pendiri ErudiFi atau Danacinta di Indonesia. Tujuan dari ErudiFi sendiri adalah untuk membantu banyak pelajar di Asia Tenggara untuk memiliki masa depan yang lebih baik.

Dilansir dari Tech Crunch (23/01/21), ErudiFi sendiri telah mengumpulkan sebesar US$5 juta Seri A, yang dipimpin bersama oleh Monk's Hill Ventures dan Qualgro.

ErudiFi sendiri telah bekerja sama lebih dari 50 universitas di Indonesia dan Filipina.

Ketty Lie Sendiri sebelumnya lulusan dari University of Chicago dalam Ekonomi pada tahun 2010. Kemudian, dirinya bekerja dalam Vriens & Partners Pte Ltd sebagai Junior Associate hingga Desember pada tahun 2011.

Kemudian, selanjutnya Ketty bekerja di World Vision International sebagai Key Relationship Coordinator, VisionFund International hingga tahun 2013.

Selanjutnya, Ketty melanjutkan bekerja di Social Impact sebagai Monitoring and Evaluation Specialist yakni perusahaan yang didedikasikan untuk membantu lembaga internasional, masyarakat sipil dan pemerintah untuk menjadi agen perubahan sosial dan ekonomi yang lebih efektif.

Pada tahun 2015, Ketty kemudian bekerja di LeapFrog Investments sebagai Project Manager - Reliance Capital Management dan pada tahun 2016 dirinya menempuh pendidikan di Harvard.

Selama menempuh pendidikan di Harvard, Ketty mengikuti berbagai magang seperti di Tokopedia sebagai People Development Intern. Dirinya berkontribusi dalam membantu mendefinisikan budaya perusahaan dan kompetensi inti dari Tokopedia.

Lulus di tahun 2019, dirinya mendirikan ErudiFi atau Danacita. Platform Danacita sendiri berfokus untuk di Indonesia dan Bukas untuk di Filipina.

Melalui platform ini, maka siswa yang mengejar program singkat Diploma, Sarjana, Magister, dan non-gelar dapat memperoleh opsi pendanaan yang terjangkau untuk melunasi pendidikan dan pelatihan tersier mereka.

Selain itu, ErudiFi juga terpilih menjadi bagian dari Y-Combinator, dimana juga menjadi pertama di Indonesia yang menawarkan pembiayaan untuk program dengan gelar penuh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp tokoh bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top