Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonom Ungkap Untung Rugi Promosi Produk dengan Facebook Ads

Memanfaatkan layanan Facebook Ads dapat membantu dalam menurunkan biaya pemasaran secara signifikan dibandingkan pemasaran tradisional seperti cetak brosur, pemasangan baliho, dan lainnya.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 08 April 2022  |  02:50 WIB
Tampilan aplikasi Facebook di smartphone - Bloomberg
Tampilan aplikasi Facebook di smartphone - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Center of Economic and Law Studie (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan platform digital dan media sosial seperti layanan iklan berbayar dari Facebook Ads saat ini sangat efektif dalam mempromosikan sebuah produk.

Menurutnya, memanfaatkan layanan Facebook Ads dapat membantu dalam menurunkan biaya pemasaran secara signifikan dibandingkan pemasaran tradisional seperti cetak brosur, pemasangan baliho, dan lainnya.

"Sementara pemasaran menggunakan media sosial mampu menjangkau lapisan konsumen yang lebih spesifik berdasarkan lokasi, demografi dan topik yang disukai," ujar Bhima kepada Bisnis, Kamis (7/4/2022).

Dia menyebut, studi Facebook Ads menunjukkan tingkat efektivitas layanan pemasaran digital lewat media sosial mencapai 4.000 persen. Hal itu lantaran algoritma di media sosial memudahkan pelaku usaha untuk menemukan cara berkomunikasi dengan konsumen yang dituju.

Selain itu, sambung dia, ada korelasi antara kemunculan platform digital dengan naiknya jumlah wirausaha muda di Indonesia.

"Pemanfaatan media sosial bisa dimulai dari menemukan produk yang sedang trending, pola perilaku konsumen, hingga menawarkan promo dan diskon yang efektif," kata dia.

Bhima menambahkan, layanan seperti Facebook Ads juga sering digunakan untuk melakukan tes terhadap informasi produk yang menarik. Indikator seperti Click-through rates (CTR), dan cost per click (CPC) bisa menjadi target yang akurat dalam penentuan efektivitas penggunaan iklan di media sosial.

Meski begitu, dia mengungkapkan ada beberapa kelemahan dalam penggunaan iklan di media sosial. Di antaranya, tidak semua barang bisa efektif dijual melalui pemasaran sosial media.

"Contohnya adalah bahan material bangunan atau barang kimia yang terkait industri masih membutuhkan pendekatan tatap muka, atau menghadiri pameran secara fisik. Kemudian ingatan user di media sosial cenderung pendek, sehingga ketika berhenti menggunakan iklan maka berpengaruh terhadap penjualan secara instan," tutur Bhima.

Sebelumnya, Founder of Belajarlagi.id Faiz Ghifari mengatakan Facebook Ads sangat efektif untuk meningkatkan awareness pengguna media sosial, bahkan yang tidak dikenal sekalipun mengenai produk yang akan dijual.

Namun menurutnya, jenis bisnis atau produk yang cocok diiklankan melalui platform Facebook ataupun Instagram Ads adalah makanan, fesyen, kosmetik, hingga mainan/hobi atau segala hal yang sifatnya masih impulsif.

"Facebook ini sangat efektif untuk mendorong awareness dan mendorong pembelian impulsif," imbuh Faiz.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

facebook media sosial iklan iklan digital
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top