Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejarah dan Harga Franchise Bisnis Esteh Indonesia yang Tunjuk CEO Nagita Slavina

Brand Esteh Indonesia sebetulnya telah didirikan oleh Haidhar Wurjanto sejak 2018. Namun, melansir kabar terbaru dari Instagram resmi @esteh.indonesia disebutkan bahwa Nagita Slavina telah resmi menjabat sebagai CEO
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 15 Juli 2022  |  18:32 WIB
Sejarah dan Harga Franchise Bisnis Esteh Indonesia yang Tunjuk CEO Nagita Slavina
Es teh Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Brand Esteh Indonesia kian menuai popularitas. Bahkan, bisnis minuman ini punya omzet mencapai miliaran rupiah.

Produk es teh ini memang tidak lagi disajikan dengan cara lama, tetapi sudah dimodifikasi dengan rasa yang lebih bervariasi, membuat Esteh Indonesia begitu digandrungi semua kalangan masyarakat Indonesia.

Hal ini tak mengherankan, mengingat, budaya minum teh telah melekat di masyarakat Indonesia. Teh sendiri merupakan minuman yang paling sering dikonsumsi kedua setelah air putih. Terlebih, posisi ini lebih tinggi dibanding minuman kopi.

Agar tak penasaran, berikut secara lengkap Bisnis.com merangkum serba-serbi dari bisnis Esteh Indonesia dalam menyajikan minuman es teh berbagai rasa hingga menjadi produk istimewa.

Berawal dari Pameran

Brand ini sebetulnya telah didirikan oleh Haidhar Wurjanto sejak 2018. Namun, melansir kabar terbaru dari Instagram resmi @esteh.indonesia disebutkan bahwa Nagita Slavina telah resmi menjabat sebagai CEO baru untuk brand Esteh Indonesia pada Kamis (14/7/2022).

Adapun, awal mula bisnis ini didirikan oleh Haidhar di Kemang Village dengan bermodal booth pameran seharga 3 juta rupiah. Meski hanya menjual minuman es teh, nyatanya antusiasme masyarakat sangat tinggi.

Sebagai informasi, nama Esteh Indonesia sendiri berasal dari kata ‘Es Teh’ serta ditambahkan negara Indonesia. Walaupun nama ini terlihat remeh namun sangat melekat pada masyarakat.

Keputusan Haidhar untuk bisnis es teh ini pun terbilang cukup jeli. Dari ide sederhana, membuat dia mampu membangun gurita bisnisnya di Indonesia secara laris manis.

Bahkan, Esteh Indonesia yang semula pada awal 2020 hanya memiliki 20 cabang, makin lama kian berkembang.

Mengutip dari situs web resmi Esteh Indonesia, pihak manajemen menyebut istilah outlet Esteh Indonesia sebagai ‘kebun’.

Dan per Januari 2022, bisnis ini secara resmi telah beroperasi di 504 kebun yang tersebar di seluruh Indonesia. Saat ini, variasi rasa Esteh Indonesia berjumlah kurang lebih 22 varian rasa dengan topping yang berbeda-beda. Kisaran harganya pun mulai dari Rp8.000 hingga Rp32.000.

Dongkrak Penjualan dengan Promosi di Tiktok

Sebenarnya, perkembangan bisnis Esteh Indonesia tidak langsung meroket seperti saat ini. Disebutkan bahwa tahun 2019 popularitas Esteh Indonesia masih biasa-biasa saja.

Namun, tahun 2020 ketika terjadi pandemi dan platform media sosial Tiktok tengah naik daun, membuat Haidhar dan tim memanfaatkan media sosial sebagai strategi pemasaran. Dia sengaja mengunggah konten di TikTok mengenai perjalanannya merintis usaha Esteh Indonesia sejak awal.

Ide tersebut rupanya menjadi viral sehingga ikut mendongkrak bisnis Esteh Indonesia yang sedang dikembangkannya.

Haidhar sendiri melihat adanya kesamaan antara TikTok dengan caranya mengemas Esteh Indonesia sebagai minuman ‘receh’ yang dikenal dekat dan disukai masyarakat Indonesia. Hingga kini, akun Tiktok @estehindonesia punya 4 juta likes dengan pengikut sebanyak 214 ribu.

Harga Franchise

Dengan berbagai keunggulan serta branding mereka yang kuat, melansir dari situs website resminya pada Jumat (15/7/2022), harga terbaru daru franchise Esteh Indonesia adalah Rp130 juta.

Harga tersebut sudah termasuk dengan lisensi dan peralatan untuk membuka gerai. Namun, biaya tersebut belum termasuk biaya booth atau gerainya. Jadi, jika Anda ingin sewa tempat sekaligus renovasi, maka dapat dikenakan biaya hingga Rp250 juta.

Franchise Esteh Indonesia tergolong merek yang selektif terhadap penerimaan mitra waralaba sehingga tidak semua yang mengajukan kerjasama kemitraan akan diterima oleh pihak Esteh Indonesia.

Hal tersebut tak lain dilakukan demi menjaga visi misi mereka secara konsisten.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minuman kekinian Nagita Slavina ceo
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top