PRODUK HALAL: Malaysia sosialisasi ke gerenasi muda

KUALA LUMPUR: Halal Industry Development Corporation Malaysia, sebagai perpanjangan tangan pemerintah Malaysia untuk menjadi nomor satu dunia dalam hal produk halal, mulai mensosialisasikan dasar-dasar industri halal kepada generasi mudanya. Jamal
Muhammad Sarwani | 06 April 2012 20:50 WIB

KUALA LUMPUR: Halal Industry Development Corporation Malaysia, sebagai perpanjangan tangan pemerintah Malaysia untuk menjadi nomor satu dunia dalam hal produk halal, mulai mensosialisasikan dasar-dasar industri halal kepada generasi mudanya. Jamal Bidin, CEO Halal Industry Development Corporation (HDC) Malaysia, menjelaskan sosialisasi tentang produk halal kepada generasi penerus, dilakukan melalui penerbitan buku anak-anak dengan aktivitas seharian agar bisa memahami tentang halal. "Sebagai pemimpin masa depan, generasi muda perlu diberikan perhatian khusus lebih awal terkait dengan pendidikan dan pemahaman terhadap industri dan produk halal," katanya kepada wartawan, Jumat, 6 April 2012. Dunia, katanya, adalah panggung untuk anak-anak yang ke depannya akan menjadi penerus dan mempertahankan industri halal Malaysia yang saat ini menjadi fokus perhatian pemerintahan negeri itu. Sebab, Malaysia hingga 2020 mencanangkan sebagai pusat halal dunia. "Kami percaya pemerintah harus memulai sosialisasi sejak awal bagi generasi muda terkait pendidikan halal. Sosialisasi memerlukan proses penanaman, dan Malaysia berniat menjadikan mereka profesional dan kuat serta percaya diri ketika menjadi pemain di sektor industri halal". Peluncuran yang dilakukan Malaysia tersebut merupakan buku anak-anak pertama kali dilakukan oleh satu negara. Buku anak itu terdiri dari aktivitas berusia 4 sampai 6 tahun. Selain itu ada buklet informasi halal untuk anak-anak usia 7 sampai 9 tahun. Buku-buku yang menampilkan aktivitas positif untuk mempertahankan industri halal bagi seluruh umat muslim dunia, diluncurkan dalam dua bahasa, yakni bahasa Inggris dan bahasa Malaysia. Buku tersebut bisa diperoleh di toko-toko buku Malaysia dan di website HDC. "Ada potensi yang sangat besar memberikan pendidikan halal terhadap generasi muda. Sekitar 10 sampai 20 tahun mendatang, mereka akan memahami dan menyerap persepsi halal. Mereka dipercayakan membawa beban tugas mempertahankan pembelajaran sejati tentang halal," kata Jamil.Industri halal menjadi perhatian pemerintah Malaysia, karena permintaan pasar global terhadap produk halal, baik dari sektor industri makanan dan minuman maupun sektor lain, trennya terus meningkat. (tw)   

Tag :
Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top