Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lulusan Institut Ilmu Koperasi Indonesia diminta jadi wirausahawan pemula

JATINANGOR: Kementerian Koperasi dan UKM mendorong sejumlah 251 alumnus baru Institut Ilmu Koperasi Indonesia menjadi wirausahawan pemula untuk mengembangkan potensi di daerah asal masing-masing.Prakoso Budi Susetyo, Deputi Bidang Pengembangan Sumberdaya
Muhammad Sarwani
Muhammad Sarwani - Bisnis.com 12 Mei 2012  |  19:44 WIB

JATINANGOR: Kementerian Koperasi dan UKM mendorong sejumlah 251 alumnus baru Institut Ilmu Koperasi Indonesia menjadi wirausahawan pemula untuk mengembangkan potensi di daerah asal masing-masing.Prakoso Budi Susetyo, Deputi Bidang Pengembangan Sumberdaya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, menjelaskan dorongan tersebut sesuai dengan keinginan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dipertegas melalui Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN).”Pemerintah akan memberikan fasilitas kepada wirausaha baru agar bisa menciptakan lapangan kerja bagi yang belum mendapatkan pekerjaan,” ujarnya pada wisuda mahasiswa Institut Ilmu Koperasi Indonesia (Ikopin) di Graha Suhardani, Kampus Ikopin, Jatinangor (Sabtu, 12 Mei 2012).Dukungan tersebut termasuk kepada pelaku koperasi bersama anggotanya. Oleh karena itu kepada seluruh alumnus baru Ikopin periode tahun ajaran 2011-2012, dia berharap lebih memprioritaskan diri menjadi wirausaha ketimbang menjadi seorang pegawai. Terutama di daerah asal masing-masing.Fasilitasi yang akan diberikan kepada wirausaha berupa akses permodalan atau pembiayaan melalui beberapa sumber lembaga pembiayaan. Di antaranya dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM) maupun akses dari dana kredit usaha rakyat (KUR).Di hadapan seluruh wisudawan serta Rektor Ikopin Burhanuddin Abdullah, Prakoso menegaskan sebaiknya para alumnus jangan mengambil contoh dari wirausahawan yang telah berhasil. Usaha harus dimulai dari bawah, dan meyakini wirausahawan tidak pernah takut gagal meski dimulai dari usaha kecil.“Pemerinitah meminta alumnus Ikopin sejati jangan manja dan harus berusaha sendiri terhadap bisnis yang ditekuninya. “Kalian harus betul-betul menjadi seorang pengusaha maupun menjadi pengurus koperasi yang baik. Dan jangan pernah malu bergerak di dunia koperasi.”Pemerintah, katanya, menunggu hasil kreativitas dan inovasi alumnus angkatan ke-39. Dua atau tiga tahun ke depan diharapkan sudah bisa menjadi wirausaha mapan maupun menjadi pengurus koperasi yang sukses.Menurut dia, dari jumlah angkatan kerja sebesar 120 juta orang di Indonesia, jumlah wirausahanya belum memenuhi angka ideal untuk mendorong sistem perekonomian nasional, yakni 2% dari populasi penduduk Indonesia.Saat ini jumlah masih kurang dari 2%, tepatnya 1,56%. Oleh karena itu dia sangat mengharapkan agar pola pikir atau mindset para alumnus bisa diubah setelah menyelesaikan pendidikan di Ikopin. “Harus diubah pola pikir itu.”Dari 251 mahasiswa yang menyelesaikan studinya, sebanyak 72 orang di antaranya merupakan lulusan S2. Kemudian 161 orang menyelesaikan pendidikan S1, dan 10 lagi menyelesaikan pendidikan D3. (ea)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Marissa Saraswati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top