Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KOMUNIKASI DIPLOMATIS, Menyampaikan Fakta Dengan Emosi Positif

BISNISCOM, JAKARTA--Rutinitas bisnis sering kali mengharuskan entrepreneur untuk terlibat secara aktif dalam berbagai rapat formal, pertemuan resmi, diskusi untuk bertukar ide, atau sekadar berbagi pengalaman dengan rekan bisnis.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 April 2013  |  11:26 WIB

BISNISCOM, JAKARTA--Rutinitas bisnis sering kali mengharuskan entrepreneur untuk terlibat secara aktif dalam berbagai rapat formal, pertemuan resmi, diskusi untuk bertukar ide, atau sekadar berbagi pengalaman dengan rekan bisnis.

Semua kegiatan tersebut tentunya membutuhkan keterampilan komunikasi yang tinggi dan terlatih. Keterampilan untuk berbicara secara diplomatis adalah salah satu poin penting untuk memenangkan hati rekan bisnis atau kolega. Selain itu, bisa juga digunakan untuk membina hubungan baik yang sudah terjalin dengan mitra bisnis yang telah ada.

Apa itu komunikasi diplomatis? Kemampuan untuk berkomunikasi diplomatis ialah kemampuan seseorang untuk bisa membuat orang lain memahami pesan yang ingin ia sampaikan dan meyakinkan orang untuk mengubah pemikirannya tanpa pemaksaan atau harus merusak hubungan baik. Dalam sebuah komunikasi diplomatis, rasa saling hormat menghormati antarpihak masih terpelihara dengan baik.

Komunikasi diplomatis berkisar tentang bagaimana untuk bisa tetap bersikap jujur tetapi tidak terlalu blak-blakan. Dengan kata lain, kebenaran atau fakta sebisa mungkin disampaikan dengan penuh rasa hormat dan emosi positif. Hal ini patut diperhatikan karena pada kenyataannya, sering kita merasa tersakiti bukan oleh apa tetapi bagaimana sebuah hal disampaikan.

Empat kiat berikut ini bisa membantu Anda:

Pertama, bersikap lentur
Pada kesempatan tertentu, bersikap terus terang dan langsung ke inti masalah bisa menghemat waktu dan menyampaikan ide dan opini Anda dengan lancar.

Kedua, pilih kata-kata dengan cermat
Bagaimanapun orang lebih berfokus pada apa yang mereka dengarkan, bukan apa yang seseorang katakan.

Saat mengutarakan masukan atau pendapat, hindari sebisa mungkin pernyataan-pernyataan yang menyakitkan hati atau bernada memerintah seperti “Anda harus …”, Selalu …”, “Jangan pernah …”, dan sebagainya.

Ketiga, dengar, pikir dan bersikap terbuka
Kendalikan emosi saat berhadapan dengan orang lain, meskipun itu adalah bawahan Anda yang melakukan kesalahan. Sebelum bereaksi secara verbal, lebih baik jika Anda berpikir lebih jauh tentang apa yang akan Anda lontarkan.

Keempat, lepaskan ketegangan di tubuh dan wajah
Menjadi seorang komunikator yang diplomatis membutuhkan kemampuan untuk bisa tampil santai bahkan saat Anda sedang sangat tegang atau cemas. Bahasa tubuh Anda menyampaikan kesan yang mendalam pada orang lain.

Ketrampilan berkomunikasi secara diplomatis bisa dilatih setiap saat dan dipraktikkan agar semakin cepat terasah. Latihan mental juga berperan penting sehingga Anda tidak perlu menunggu sebuah kondisi ‘krisi’ yang bisa melatih gaya komunikasi Anda. Bayangkanlah Anda berada dalam sebuah situasi yang sulit yang membuat Anda gugup, marah, atau terpojok kemudian Anda mencoba memberikan reaksi yang sesuai dengan kiat-kiat komunikasi diplomatis di atas. (LN)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ciputra entrepreneur

Sumber : http://www.ciputraentrepreneurship.com

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top