Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Menjaga Harga Jual Lukisan Tetap Tinggi

Menjadi kolektor lukisan karya seniman terkenal dengan harga mahal sebenarnya gampang-gampang susah. Asal mampu menjaga kualitas barang tersebut agar tak rusak dan usang dimakan waktu, niscaya nilai jual kembali lukisan tersebut akan tetap terjaga.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 08 Januari 2015  |  17:50 WIB
Tips Menjaga Harga Jual Lukisan Tetap Tinggi
Pameran lukisan karya Basoeki Abdullah - museumbasoekiabdullah

Bisnis.com, JAKARTA - Menjadi kolektor lukisan karya seniman terkenal dengan harga mahal sebenarnya gampang-gampang susah. Asal mampu menjaga kualitas barang tersebut agar tak rusak dan usang dimakan waktu, niscaya nilai jual kembali lukisan tersebut akan tetap terjaga.

Hal tersebut diungkapkan oleh Benny Oenardi Rahardjo, Managing Director Masterpiece Aucent House Jakarta. “Simpel saja sebenarnya untuk memelihara lukisan. Hanya perlu ketelatenan,” katanya, saat diwawancara Bisnis.com, Rabu (7/1/2015).

Berikut tips memelihara lukisan-lukisan mahal agar harga jual kembalinya terjaga, menurut Benny Oenardi Rahardjo.

Pertama, usahakan untuk terhindar dari paparan sinar Matahari langsung. Sebab paparan sinar Matahari secara langsung bisa mempercepat pudarnya warna lukisan.

Kedua, jangan letakkan lukisan di ruang yang lembab atau terlalu panas. “Letakkan saja di ruang dengan suhu kamar, mau pakai pendingin ruangan atau tidak, tak terlalu masalah,” kata Benny.

Ketiga, biasakan lukisan tersebut dibersihkan setiap hari dari debu. Jika tidak, selain lukisan jadi terlihat kotor, debu dan kotoran tersebut bisa mempercepat rusaknya lukisan.

Keempat, daftarkan asuransi bagi lukisan yang dimiliki. Sebab hal tersebut  berfungsi untuk mengantisipasi lukisan rusak akibat hal-hal yang tak terduga .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lukisan
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top