3 Kiat Profil Anda Dilirik Perusahaan Perekrut

Untuk melamar sebuah lowongan pekerjaan, kebanyakan orang tidak perlu lagi repot-repot mengetik dan mengirim surat lamaran melalui pos. Kini, semua bisa dilakukan secara online.
Wike Dita Herlinda | 25 April 2017 17:54 WIB
Pencari kerja mengisi aplikasi berkas lamaran pekerjaan di sebuah stan perusahaan - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Untuk melamar sebuah lowongan pekerjaan, kebanyakan orang tidak perlu lagi repot-repot mengetik dan mengirim surat lamaran melalui pos. Kini, semua bisa dilakukan secara online.

Salah satu cara yang paling diminati untuk mencari dan melamar sebuah pekerjaan adalah dengan mengaktifkan akun atau profil di situs-situs pencarian kerja terkemuka seperti JobStreetJobsDB, dan lain sebagainya.

Selain praktis dan memudahkan pencari kerja serta perusahaan yang membuka lowongan, situs-situs semacam itu dapat menghemat biaya dalam melamar pekerjaan. Apalagi, ada lebih dari 19.368 kesempatan berkarier yang menunggu untuk dijelajahi di situs-situs itu.

Bagaimana pun, semua lowongan pekerjaan online tersebut tetap tidak akan terjamah jika si pencari kerja tidak menerapkan trik yang tepat agar profil mereka berhasil memikat perusahaan.

Guna memaksimalkan kesempatan dalam mendapatkan pekerjaan di situs-situs lowongan kerja, ada beberapa tip yang bisa dilakukan.

Pertama, buatlah para perekrut menemukan Anda dengan mudah. Saat sedang mencari pekerjaan, Anda harus menunjukkan siapa diri Anda dan menjadi pusat perhatian. Jangan memberikan informasi yang setengah-setengah.

"Terdapat dua pengaturan privasi yang dapat dipilih di situs pencarian kerja seperti JobStreet. Pilihan ‘dapat dicari dengan detail kontak’ dan ‘tidak dapat dicari’. Jika sedang mencari pekerjaan, aktifkan pilihan pertama,” jelas Satya Sultanudin, Campus and Institutional Event Executive JobStreet Indonesia.

Jika Anda sedang beristirahat sejenak dari mencari pekerjaan atau lebih suka mencari pekerjaan atas kemauan sendiri, maka pengaturan ‘tidak dapat dicari’ lebih cocok untuk Anda. Sebab, dalam pengaturan tersebut perekrut tidak dapat mencari profil Anda.

“Pastikan detail kontak dalam profil Anda adalah yang terbaru. Tidak akan berguna jika detail kontak tidak akurat. Jadi, cek dua kali informasi yang Anda bagikan dalam situs pencarian kerja untuk memastikan bahwa semua informasi sudah benar dan up to date.”

Satya mengungkapkan di situs-situs pencarian kerja, profil yang paling terkini dan terbaru selalu berada di urutan teratas pada hasil pencarian pada pengguna. Oleh karena itu, lebih baik menjaga profil tetap update dan jadikan diri Anda berada di garis depan kompetisi.

Kedua, pilihlah kata yang tepat untuk digunakan dalam profil Anda. Sebab, profil adalah hal pertama yang perekrut lihat saat mereka sudah memilih dan menandai Anda sebagai seorang kandidat yang potensial.

“Pastikan isi profil Anda membawa Anda ke posisi sebaik mungkin dengan menyoroti prestasi-prestasi Anda dan keterampilan istimewa Anda, daripada hanya membuat daftar tanggung jawab pekerjaan Anda nanti,” tutur Satya.

Pastikan Anda mencantumkan prestasi yang terukur dibarengi dengan kata-kata kuat dan meyakinkan. Hal itu akan terlihat bagus dalam tulisan dan tentu saja lebih menarik perhatian para perekrut.

"Jika Anda lulusan baru, fokuslah pada aktivitas kuliah/sekolah yang relevan dengan pekerjaaan yang akan dilamar. Anda dapat mendemonstrasikan kepemimpinan, kompetensi, dan kesiapan Anda untuk peran ini,” imbuhnya.

Strategi lain yang bisa dicoba adalah dengan melakukan sesuatu yang disebut sebagai mirroring. Anda bisa mencoba meniru dan mengadaptasi kata-kata yang Anda lihat di iklan lowongan pekerjaan untuk mengenali sifat-sifat dan ragkaian skill yang dicari para perekrut.

Paling mungkin Anda akan mulai melihat beberapa kata kunci yang biasanya muncul berkali-kali. Jadi, pilihlah kata-kata tersebut dan berhati-hatilah saat memolesnya untuk disebutkan dalam profil Anda sendiri.

Ketiga, jangan lupa untuk mengoreksi profil Anda. Hanya karena bersifat online, bukan berarti Anda bisa melewatkan bagian untuk mengoreksi profil Anda sebelum melamar pekerjaan. Jangan menyepelekan profil online Anda.

Sediakan waktu untuk membaca ulang secara keseluruhan profil yang sudah Anda buat dan mengecek kembali tata bahasa dan ejaan Anda.

“Sekali lagi, Anda harus bisa menempatkan diri dalam posisi terbaik yang mungkin Anda raih. Oleh karena itu, sebuah profil yang penuh dengan salah ketik [typo] dan error tidak akan membantu Anda menarik minat perekrut,” ujar Satya.

Tidak hanya akan menunjukkan kecerobohan, tetapi profil yang buruk akan membuat perekrut berpikir Anda tidak menganggap mencari pekerjaan adalah ha yang serius. Baca menyeluruh profil Anda sebelum menyimpannya atau mintalah teman atau mentor yang bisa dipercaya untuk mereview profil Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Tips Kerja

Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top