Manisnya Berbisnis Kue Kering Jelang Lebaran

Lebaran merupakan ajang bagi banyak orang untuk memperat kembali tali persahabatan dan persaudaran. Anggota keluarga yang sehari-hari jarang berkumpul bisa menjadikan momen tersebut sebagai saat yang tepat untuk membagi kisah manis yang dilalui dalam setahun.
Nurhadi Pratomo | 18 Juni 2017 07:28 WIB
Pekerja membuat kue kering Kastangel di industri rumahan, di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (13/6). - Antara/Moch Asim

 

Bisnis.com, JAKARTA- Lebaran merupakan ajang bagi banyak orang untuk memperat kembali tali persahabatan dan persaudaran. Anggota keluarga yang sehari-hari jarang berkumpul bisa menjadikan momen tersebut sebagai saat yang tepat untuk membagi kisah manis yang dilalui dalam setahun.

Manisnya momen lebaran di berbagai tempat tak bisa dilepaskan dari kehadiran kue kering sebagai kudapan pelengkap. Bisa dibilang peran panganan tersebut bukan lagi pemeran pembantu tetapi kerap dijadikan buruan utama sebagai salah satu hidangan yang disajikan saat lebaran.

Sebut saja beberapa nama kue kering yang langsung terlintas ketika menyebut lebaran, nastar, kastengels, putri salju serta beragam jenis kue kering lainnya disajikan untuk menambah manisnya momen Lebaran. Hal itulah yang membuat varian makanan ini mengalami peningkatan permintaan menjelang hari raya umat Islam tersebut.

Peluang itu mampu diterjemahkan oleh mereka yang memiliki ketangkasan dalam memasak. Dengan modal yang bisa dibilang sedikit, banyak orang yang berlomba-lomba menyajikan kue kering lebaran.

Namun, bentuk boleh sama, tetapi soal rasa urusan berbeda. Kualitas rasa tentu bukan bergantung kepada harga dari barang tersebut tetapi kemampuan sang koki dalam meramu resep yang dimiliki.

Bisnis makanan dan minuman memang tak bisa dipandang sebelah mata. Para pelaku usaha di sektor itu selalu meyakini selama manusia memiliki rasa lapar maka usaha mereka akan tetap hidup.

 

Tag : kue kering
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top