Bank Bukopin Raih Penghargaan Terobosan Produk Digital Terbaik

PT Bank Bukopin Tbk. mendapatkan penghargaan Marketeers Editors Choice Award 2018 (MECA 2018) kategori The Breakthrough Digital Banking Product of The Year untukLayanan Bukopinet.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 09 Desember 2018  |  21:51 WIB
Bank Bukopin Raih Penghargaan Terobosan Produk Digital Terbaik
Direktur Konsumer PT Bank Bukopin Tbk Rivan A. Purwantono (dari kiri ) berbincang dengan Direktur Utama PT Indo Corpora Investama Budi Santoso dan Managing Director Kresna Investment Jahja Suryandy berbincang seusai penandatanganan kerjasama Bank Bukopin dan Padiciti. Com melalui Bukopinet di Jakarta, Selasa (13/11/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Bukopin Tbk. mendapatkan penghargaan Marketeers Editor’s Choice Award 2018 (MECA 2018) kategori “The Breakthrough Digital Banking Product of The Year” untukLayanan Bukopinet.

Bukopinet merupakan rebranding dari layanan Payment Point Online Bukopin (PPOB) yang telah dirintis Bank Bukopin sejak 2007. Fitur layanan payment point kini tersedia melalui platform Bukopinet. Selain berbasis web, Bukopinet saat ini juga tersedia dalam bentuk mobile.

Direktur Konsumer Bank Bukopin Rivan A. Purwantono mengatakandiraihnyapenghargaan MECA 2018 tersebut diharapkan dapat semakin memacu Perseroan untuk semakin kreatif dalam menjalankan strategi bisnis terutama untuk peningkatan bisnis fee based di era digital.

“Memasuki era digital yang ditandai dengan maraknya bisnis e-commerce, persaingan antarbank pada bisnis berbasis fee based juga semakin ketat. Salah satu strategi yang digunakan Bank Bukopin untuk menghadapi kompetisi ini adalah dengan melakukan rebranding layanan PPOB, ” ujarnya melalui siaran pers, Jumat (7/12/2018).

Bukopinet memiliki jaringan hingga 30.000 agen atau loket di seluruh Indonesia. Rivan mengklaim layanan tersebut dapat melayani hingga 300 transaksi per detik.

Layanan tersebut membukukan transaksi pembayaran tagihan lebih dari Rp3 triliun per bulan. Dari total transaksi pembayaran listrik di Indonesia yang mencapai 40-45 juta kali dalam sebulan, sekitar 12-13 juta transaksi di antaranya dilakukan melalui Bukopinet.

Inovasi yang dilakukan pada Bukopinet dibandingkan dengan layanan PPOB sebelumnya terletak pada sisi mobiilitas, dimana jika sebelumnya layanan hanya dapat diakses melalui loket PPOB, kini juga dapat dilakukan secara mobile melalui aplikasi di smartphone.

Namun demikian, Rivan menegaskan layanan melalui loket masih dipertahankan karena intimacy menjadi poin penting dalam bisnis payment point. Selain itu, dia mengatakan bahwa masih ada segmen nasabah yang belum beralih ke transaksi digital.

Identitas baru PPOB menjadi Bukopinet merupakan bagian dari upaya repositioning dan peningkatan awareness bisnis PPOB sehingga dapat tetap kompetitif dalam memasuki era milenial. Melalui strategi rebranding, bisnis Bukopinet ditargetkan dapat menembus 20 juta transaksi dengan nominal mencapai hingga Rp6 triliun per bulan.

Sebelumnya, Perseroan juga baru meresmikan kerja sama baru dengan Padiciti.com untuk memperbanyak fitur layanan Bukopinet. Layanan tersebut, kini dapat memfasilitasi transaksi pembelian tiket pesawat dan kereta api.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perbankan

Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top