Mojang Bandung Ini Meraih Sukses di Bisnis Kaus Kaki

Bisnis mewawancarai Rima Mega Dayanti, salah satu enterpreneur yang sukses dalam menjalani bisnis kaus kaki. Rima pandai melihat peluang di mana kaus kaki unik dan lucu memang digemari oleh konsumen dan memiliki potensi market yang tinggi.
Jordy Triawan
Jordy Triawan - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  15:57 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bisnis mewawancarai Rima Mega Dayanti, salah satu enterpreneur yang sukses dalam menjalani bisnis kaus kaki. Rima pandai melihat peluang di mana kaus kaki unik dan lucu memang digemari oleh konsumen dan memiliki potensi market yang tinggi.

Perempuan berusia 25 tahun itu sukses dalam menjalankan bisnisnya tidak hanya untuk pangsa di dalam negeri. Mojang Bandung itu juga sukses menjual produknya hingga ke luar negeri. Sebelum melakukan bisnis kaos kaki, Rima suka berdagang dengan menjual pakaian bekas.

“Aku memang suka berdagang dari dulu, sebelum bisnis kaus kaki yang  sekarang aku jalanin. Aku berjualan pakaian-pakaian bekas,” tuturnya. Selanjutnya dia menekuni bisnis kaus kaki dan melabeli produknya Your-sock.

Saat memulai bisnis kaus kaki, Rima mengamati bahwa barang yang dianggap enteng pada orang itu memiliki potensi pasar yang cukup besar sehingga pada akhirnya membuat dia tertarik untuk memulai bisnisnya.

“Jadi aku awal mulai bisnis kaus kaki ini pada tahun 2013, pada saat itu aku liat kalau potensi kaus kaki itu sangat tinggi, karena pada dasarnya setiap orang memerlukan barang tersebut untuk, bekerja , sekolah atau kegiatan lainya,“ katanya.

Risma membuat kaus kaki dengan beragam motif. Saat ini, kaus kaki dengan motif unik dianggap menarik bagi konsumen. Dia pun memilih bahan yang lembut untuk menambah kenyamanan.

Rima telah menjalani bisnis selama 6 tahun sejak 2013. Pada 2 tahun pertama dia menjalankan bisnisnya sendiri. Rima mengaku pernah tidur hanya 2-3 jam dalam sehari, karena melakukan packing sampai larut malam dan paginya mengantarkan ke tempat pengiriman barang.

Modal awal bisnis senilai Rp30.000 yang dipakai untuk membeli beberapa pasang kaus kaki lalu diposting di media sosial. Kaos kaki jualannya banyak diminati sehingga hal itu membuat Rima tertarik untuk lebih serius di bisnis tersebut. 

Rumah produksi kaus kaki juga dijadikan sebagai warehouse untuk orang yang ingin membeli produknya secara langsung. Jangkauan pemasaran mencakup sejumlah kota di Indonesia hingga ekspor ke Malaysia, Singapura, serta Brunei Darussalam. Rima berkomitmen produknya bisa memasuki pasar Eropa.

Alhamdulillah, sejauh ini pengiriman di dalam negeri sudah bisa reach market semuanya mulai dari Aceh sampai Irian. Aku berencana buat expand market lagi sampai ke London,” tuturnya.

Kini, rata-rata penjualan dalam sebulan mencapai Antara 2.000–3.000 lusin kaus kaki. Harga produk dibanderol dari Rp30.000 – Rp180.000/lusin tergantung  tipe kaos kakinya.

“Rata-rata aku keluar 2.000-3.000 lusin yang terjual dalam setiap bulan. Profitnya alhamdulillah bisa buat tambah biaya hidup dan studi di London,” lanjutnya.

Rima berkomitmen untuk terus mengembangkan bisnis, meski persaingan semakin banyak. Kuncinya, Rima mengatakan untuk selalu berpikir kreatif dalam memenuhi permintaan konsumen dan lebih melihat tren kebutuhan konsumen ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
entrepreneur

Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top