Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indodax Optimistis Raih Target 2 Juta Member Tahun Ini

Member yang sudah terdaftar di platform Indodax sudah mencapai lebih dari 1,5 juta member. Pada Januari 2020, jumlah volume trading mencapai lebih dari Rp2 triliun.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 25 Februari 2020  |  14:22 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Indodax penyedia platform jual-beli aset kripto  meraih award  "The Best Startup Marketplace Asset Crypto" pada Dunia Fintech Award 2020.

CEO Indodax Oscar Darmawan menyatakan dengan prestasi itu, pihaknya semakin optimistid dengan kinerja Indodax menatap tahun 2020. 

"Ini merupakan sebuah penghargaan di awal tahun ini. Kami sangat mengapresiasi setiap penghargaan yang diberikan. Dengan adanya penghargaan ini, kita semakin optimis untuk meraih pencapaian di tahun 2020," katanya saat menerima award di malam penganugrahan di Hotel Grand Sahid Jakarta, Kamis (20/02/2020). 

Oscar Darmawan mengatakan, hingga kini, member yang sudah terdaftar di platform sudah mencapai lebih dari 1,5 juta member. Pada Januari 2020, jumlah volume trading mencapai lebih dari Rp2 triliun. 

"Tahun ini, kita menargetkan untuk meningkatkan pencapaian dibandingkan pada tahun lalu," lanjutnya. 

Oscar Darmawan mengatakan, tahun ini, Indodax menargetkan jumlah member lebih dari 2 juta orang. Tahun ini merupakan tahun yang baik dimana tren kenaikan atau bullish bitcoin dan aset kripto lain sudah terjadi semenjak akhir tahun lalu. 

Ada beberapa faktor yang menyebabkan harga bitcoin dan aset kripto lain meningkat. Diantaranya, ada trend dimana investor akan membeli menjelang halving day. 

"Halving day adalah pengurangan reward jumlah bitcoin untuk para penambang bitcoin. Jadi dengan adanya pengurangan supply sedangkan demand di pasar cukup tinggi, harga akan meningkat. Permintaan sudah tinggi menjelang halving day pada Mei mendatang. Karena investor sudah membeli dan siap menyambut halving day," jelasnya. 

Selain itu, faktor lainnya adalah tentang perang antara Iran dan Amerika Serikat di awal tahun dan ketakutan orang-orang terhadap virus corona. “Investor lebih memilih bitcoin dan aset kripto lainnya saat kondisi seperti ini. Karena aset kripto tidak terpengaruh oleh kebijakan dari pemerintah dalam memprinting uang kertas dan lebih mudah dibawa pada saat terjadi bencana” kata Oscar Darmawan. 

Oscar Darmawan mengatakan, melihat kinerja Indodax yang membaik dan melihat kondisi itu, awal tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di aset kripto. Oscar berharap Indodax bisa menjadi platform investasi pilihan masyarakat Indonesia. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top