Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Peluang Bisnis Hijab 4 in 1, Berikut Perhitungan Bisnisnya

Melihat tren perkembangan hijab yang kian menjanjikan, ikut mendorong Ardhina Dwiyanti terjun dalam bisnis ini dengan mengusung brand Kisera yang diluncurkan pada Agustus 2018.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 02 Maret 2020  |  16:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Tren gaya berbusana terus mengalami perubahan yang signifikan, termasuk dalam model hijab atau kerudung. Jika dulu kerudung identik dengan bentuk yang monoton dan warna-warna polos, kini, beragam jenis kreasi hijab terus dihasilkan para pelaku usaha dengan motif dan ragam warna yang lebih menarik. 

Kondisi ini sejalan pula dengan semakin banyaknya para hijabers yang menginginkan jenis kerudung stylish untuk menunjang penampilan mereka. 

Melihat tren perkembangan hijab yang kian menjanjikan, ikut mendorong Ardhina Dwiyanti terjun dalam bisnis ini dengan mengusung brand Kisera yang diluncurkan pada Agustus 2018. 

Kisera sendiri berasal dari tiga nama anaknya yaitu Kintan, Selma, dan Rara

Dalam mengembangkan brand Kisera, Ardhina menghadirkan inovasi baru yaitu produk hijab yang memiliki empat warna berbeda dalam satu helai hijab atau disebut 4 in 1 Premium Scarft.

Inovasi 4 in 1 ini menurutnya baru pertama kali ada di Indonesia bahkan di dunia. Untuk itu, Ardhina bergerak cepat mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk merek Kisera sekaligus mempatenkan teknik pembuatan 4 warna dalam satu helai bahan transparan.

“Penghargaan dan Sertifikat inovasi juga kami dapatkan dari Lembaga survey nasional Tras N Co, yang mengeluarkan sertifikat Kisera sebagai Merk Hijab Pertama di Indonesia dalam Teknik pembuatan 4 warna dalam satu helai bahan,” tuturnya.

Saat pertama kali memulai usaha, modal awal yang dikeluarkannya sekitar Rp20 juta digunakan untuk membeli mesin jahit dan mesin obras serta bahan baku produksi. Adapun jumlah produk yang diproduksi ketika itu sekitar 200 pcs yang terdiri atas 10 seri, masing-masing 20 pcs.
Kerudung ini menurutnya sangat cocok dikenakan oleh para muslimah yang aktif melakukan beberapa kegiatan setiap hari tetapi dapat tampil berbeda dan fashionable tanpa harus ganti hijab. 

Selain itu, cocok pula dikenakan para traveller yang ingin tetap praktis saat berpergian selama beberapa hari tanpa harus membawa banyak kerudung. 

“Pangsa pasar kami ini 80% ibu-ibu muda muslimah dengan range usia 25-50 tahun, sementara 15% diisi para remaja, dan sisanya non muslim yang menggunakan Kisera sebagai scarf,” tuturnya.

Namun, sebagai inovasi baru dalam dunia hijab, ibu dari tiga orang anak ini mengaku sempat kesulitan saat pertama kali memasarkan produknya melalui instagram @kiseraid terutama untuk meyakinkan konsumen.

Pasalnya, jenis hijab seperti ini belum pernah ada sehingga ketika dijual secara online banyak masyarakat yang tidak percaya empat warna dalam satu kerudung. Dengan pertimbangan tersebut, akhirnya Ardhina mulai memasarkan Kisera secara offline sekaligus memberikan product knowledge kepada masyarakat dengan membuka gerai serta rutin mengikuti berbagai bazar dan event-event skala nasional sehingga memudahkan customer melihat langsung inovasi hijab Kisera.

Perlahan tapi pasti, hijab 4 in 1 dari Kisera mulai mendapat tempat tersendiri di hati para hijabers sehingga ikut mendongkrak penjualan baik secara offline maupun online. 

Bahkan sejak awal launching produk ini, grafik penjualannya terus menanjak stabil, tidak pernah turun. Hingga saat ini, total omset penjualan mencapai 65% untuk offline dan 35% untuk online

Kisera dipasarkan melalui jasa reseller dari berbagai kota di Jawa Barat seperti Bandung, Tasikmalaya, Garut, Cimahi, Majalaya, Subang dan kota-kota lainnya. Kerudung Kisera juga sudah dipasarkan di Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Lampung, Lombok, Makassar, Samarinda, Malaysia, Hongkong dan Denmark.

Untuk menjadi reseller, Ardhina mensyaratkan pembelanjaan awal sebanyak 20 pcs untuk mendapatkan potongan harga sebesar 30%. Sementara  potongan harga untuk dropshiper sebesar 10% hingga 15% tanpa harus menyetok produk.

Adapun rata-rata produksi Kisera setiap bulan sekitar 1.500 hingga 2.000 pcs per bulan dengan proses pengerjaan semi handmade. Sedangkan penjualan sekitar 1.000 sampai 1.500 pcs perbulan, angka tersebut meningkat 2 sampai 3 kali lipat pada bulan Ramadan dan Lebaran.

Saat ini Kisera dibanderol dimulai dari Rp225.000 sampai Rp395.000 tergantung dari serie dan bahan. "Untuk hijab yang banyak disukai serie motif, karena selain memilili 4 warna berbeda, beberapa serie bisa menampilkan 4 warna dan 4 objek berbeda boak balik tanpa saling tembus warna," tuturnya.

Untuk tetap bertahan dalam bisnia hijab, Ardhina akan terus menghadirkan kreasi-kreasi terbaru sekaligus terus menitikberatkan pengenalan produk kepada khayalak ramai.

"Tahun ini kami ingin mengenalkan lebih luas lagi inovasi Hijab Kisera ke banyak kota lainnya di Indonesia juga mancanegara. Continuous improvement juga kami lakukan untuk tidak berhenti pada inovasi 4in1 saja tapi pada inovasi-inovasi berkelanjutan berikutnya," ungkapnya.

Salah satu inovasi yang kembali dilakukan adalah menampilkan kerudung konsep terbarunya dengan 100 desain warna dan motif baru yang membuat penampilannya terlihat lebih elegan. 

Tak hanya motif dua dimensi saja, tapi tekstur motif 3D yang membuat desain anti mainstream dan belum ada sebelumnya.

Perhitungan Bisnis Hijab 4 Warna

Modal Awal : Rp20 Juta
Mesin jahit dan mesin obras : Rp5 Juta
Bahan-bahan : Rp15 juta
Produksi awal : 200 pcs
Produksi rata-rata per hari 60-70 pcs atau : 1.500 – 2.000 pcs per bulan
Penjualan rata-rata per bulan (saat ini) :1000 pcs per bulan 
Produksi rata-rata per bulan saat Ramadan dan Lebaran : 2.000 – 3.000 pcs per bulan
Harga penjualan : Rp225.000 – Rp395.000
Omzet : Rp250 juta – Rp300 juta per bulan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top