Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menangkan Persaingan Tanpa Harus Perang Harga? Ini Tips Sandiaga Uno

Salah satu cara yang harus dilakukan adalah dengan mengembangkan product branding sehingga produknya terlihat lebih menonjol diantara sekian banyak produk serupa
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  18:39 WIB
Sandiaga Uno Dukung Grand Opening Kisaku. - istimewa
Sandiaga Uno Dukung Grand Opening Kisaku. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Ketatnya persaingan bisnis saat ini membuat pelaku usaha perlu mengatur strategi agar produk atau jasa yang ditawarkannya dapat dipilih konsemen tanpa harus terlibat perang harga dengan para kompetitor.

Salah satu cara yang harus dilakukan adalah dengan mengembangkan product branding sehingga produknya terlihat lebih menonjol diantara sekian banyak produk serupa.

Sandiaga Uno, Pengusaha yang juga Penggagas Bank Infaq ini mengatakan untuk memenangkan persaingan tersebut, seorang pengusaha harus mampu membangun dan mengembangkan produk branding sehingga produk yang diciptakannya lebih menonjol dan selalu menempel di benak pelanggan.

"Produk branding bukan hanya logo atau merek, ya, tapi lebih dari itu. Jadi penting banget produk banding itu sebagai pembeda dan sebagai sesuatu yang nempel di benak pelanggan kita untuk melakukan diferensiasi antara suatu produk dengan produk lain," ujar Sandi dalam talkshow Talkshow bertajuk "Pulihkan Ibu Pertiwi: Product Branding in The Middle of Pandemic"

Selain itu, Mantan Ketua Umum Hinpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini menyebutkan bahwa product branding akan membangun suatu pesan atau image yang menjadi roh suatu produk. Misalnya, seorang pengusaha mengedepankan integritas dan amanah kepada pelanggannya.

"Bahwa kalau kita memberikan suatu produk atau jasa itu selalu yang terbaik dan kalau kita memakai produk itu dijamin kualitasnya," pungkasnya.

Sandi mencontohkan ketika orang-orang lebih berminat menggunkan produk Apple dibandingkan produk lainnya karena branding yang telah dibangun oleh Apple yaitu jika menggunakan produk ini akan mengasosiasikan seorang dengan inovasi.

"Kalau kita membangun branding produk kita dengan konsisten maka akan menjadi hal yang menarik bagi calon pelanggan kita, bagi pasar," jelasnya.

Sementara itu, Co-Founder & CMO KadoKita Armijn Navaro menjelaskan bahwa product branding bersifat long term dan mampu meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap brand.

“Branding terhadap sebuah produk bersifat long term dan bertujuan untuk memberikan kredibilitas brand kita dan juga meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap brand kita. Dan untuk memulai branding terhadap produk kita, kita harus tahu dulu posisi brand kita di mana,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Founder & CEO Men’s Republic Yasa Singgih yang mengatakan bahwa sebelum merencanakan branding terhadap produk yang akan dijual, seorang pengusaha harus mengetahui dahulu pesan dan tujuan yang akan disampaikan kepada pelanggan.

Apalagi dalam kondisi ditengah pandemi Covid-19 ini sebuah brand harus agile dan mampu beradaptasi dengan kondisi yang ada di pasaran saat ini.

“Pertama, kita harus start with why. Kenapa brand ini harus ada? Purpose-nya apa? Tujuannya apa? Terus sebuah brand juga harus agile dan mampu beradaptasi dengan kondisi market sekarang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sandiaga berpesan kepada seluruh pengusaha muda Indonesia di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini agar terus berani melangkah dan mengambil risiko. Selain itu pengusaha muda juga harus terus berinovasi serta mampu beradaptasi dengan kondisi yang sedang terjadi saat ini.

“Sebagai pebisnis, kita harus selalu proaktif. Jangan aktif menunggu kesempatan datang, tapi harus proaktif menjemput bola terhadap peluang-peluang yang ada di depan.” ujar Sandiaga Uno.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis sandiaga uno
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top