Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selama Pandemi Corona, Domain dan Hosting UMKM Melonjak 95 Persen

UMKM mulai sadar bahwa sekarang perilaku konsumen berubah untuk belanja daring.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  23:26 WIB
Pebisnis pakaian memaksimalkan penggunaan website untuk meningkatkan penjualan - istimewa
Pebisnis pakaian memaksimalkan penggunaan website untuk meningkatkan penjualan - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah memberi dampak yang luar biasa selama beberapa bulan terakhir. Situasi ini membuat semua aspek kehidupan masyarakat di Indonesia berubah drastis dan menghantam keras kondisi ekonomi yang melanda di Tanah Air.

Beberapa dampak yang dirasakan yakni pemutusan hubungan kerja hingga beberapa sektor yang menurun drastis termasuk UMKM. Menurut prediksi dari Organisation of Economics Co-operation and Development (OECD) yang dirilis Juni 2020, sebanyak 50 persen UMKM di Indonesia bisa gulung tikar pada September mendatang.

Meskipun sektor perekonomian sedang menurun tetapi ada kabar baik yang cukup memberikan angin sejuk untuk para pelaku UMKM. E-Commerce mengalami peningkatan cukup signifikan yakni sebesar 26 persen selama pandemi.

Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bahwa penjualan di E-Commerce pun naik diikuti dengan konsumen baru meningkat sebesar 51 persen dan permintaan melonjak 5-10 kali lipat.

Data ini menunjukkan adanya perubahan perilaku konsumen yang saat ini cenderung berbelanja daring terutama di masa PSBB.  Sebab, bagaimanapun konsumen merasa harus memenuhi kebutuhan sehari-hari terutama bahan makanan dan keperluan rumah tangga sedangkan aktivitas dan geraknya ke luar rumah dibatasi semi mengurangi penyebaran virus.

Kondisi ini yang menyebabkan banyak diantaranya yang berbelanja online. Apalagi Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pun mendorong para UMKM untuk beralih ke online daripada mengandalkan bisnis offline. Sebab, saat ini 87 persen UMKM belum digitalisasi, baru ada 8 juta UMKM atau 13 persen yang berbisnis digital.

Kondisi ini lantas dilirik para pelaku usaha sebagai sebuah peluang sehingga mereka beralih ke digital. Hal ini terbukti dari data yang dipaparkan oleh Exabytes Indonesia, perusahaan penyedia hosting di Indonesia.

Indra Hartawan selaku Country Manager Exabytes Indonesia menjelaskan bahwa terdapat kenaikan 23 persen untuk pembelian domain .ID selama PSBB berlangsung di bulan April hingga Juni 2020.

Domain .ID adalah domain khusus negara Indonesia atau country code top level domain (ccTLD) yang sangat populer untuk menunjukkan identitas website Indonesia. Mayoritas domain .ID dan .CO.ID adalah domain populer yang biasa digunakan untuk mengembangkan bisnis.

Hal terpenting dari data tersebut adalah adanya peningkatan jumlah signup user untuk produk UKM seperti domain dan hosting UMKM. Data tercatat adanya peningkatan sebesar 95 persen di bulan April hingga Juni dibandingkan periode di tahun sebelumnya.

“Ini menunjukkan bahwa UMKM mulai sadar bahwa sekarang perilaku konsumen berubah untuk belanja daring sehingga mereka harus melakukan transformasi dari konvensional ke online agar dapat mempertahankan bisnis yang dimiliki. Masa pandemi pun dijadikan momentum untuk go digital oleh para UMKM,” ujarnya, dalam Webinar Exabytes yang berlangsung akhir pekan kemarin.

Indra juga menambahkan bahwa selama pandemi kegiatan offline pun diubah menjadi online. Termasuk oleh kelas, seminar dan event dialihkan menjadi webinar online. Tercatat total lebih dari 1900 peserta menghadiri rangkaian webinar Exabytes dan merupakan angka tertinggi daripada event offline yang dilaksanakan sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top