Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Meraih Sukses di Tengah Gejolak Ekonomi

berikut adalah beberapa tips yang telah terbukti berhasil dalam mempertahankan kecakapan wirausaha yang kuat melalui kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, dari satu pengusaha ke pengusaha lainnya.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 29 Juli 2020  |  18:09 WIB
Karyawan menghitung uang dolar di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (18/5/2020). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada penutupan perdagangan Senin (18/5) sebesar 10 poin atau 0,07 persen ke level Rp Rp14.850 per dolar AS. ANTARA FOTO - Aprillio Akbar
Karyawan menghitung uang dolar di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (18/5/2020). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada penutupan perdagangan Senin (18/5) sebesar 10 poin atau 0,07 persen ke level Rp Rp14.850 per dolar AS. ANTARA FOTO - Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA -- Sekarang, lebih dari sebelumnya, membangun hubungan yang lebih kuat dengan karyawan dan mitra bisnis harus diutamakan daripada perilaku kompetitif yang agresif.

Dilansir melalui e27.com, berikut adalah beberapa tips yang telah terbukti berhasil dalam mempertahankan kecakapan wirausaha yang kuat melalui kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, dari satu pengusaha ke pengusaha lainnya.

1. Hubungan antar manusia dan persatuan di tengah tekanan perlu ditingkatkan.

Memperkuat ikatan dengan karyawan membangun tim solidaritas penting dalam menjaga efisiensi dan ketahanan bisnis.

Selain hubungan karyawan yang lebih kuat, membangun koneksi dengan para pemimpin industri lainnya adalah cara oportunistik untuk membentuk ikatan yang menguntungkan dan kemitraan bisnis yang potensial.

Terhubung dengan profesional industri lainnya dapat membuat Anda mengetahui tren baru, menempatkan Anda dan bisnis Anda di garis depan inovasi baru ketika ekonomi pulih.

2. Terus belajar

Wirausahawan belajar betapa pentingnya untuk menjadi gesit dan banyak akal. Ketidakpastian hari ini akan menguji apa yang telah kita pelajari, menantang pengusaha untuk memikirkan kembali keputusan bisnisnya dan berinovasi lebih lanjut. Selain itu, rasa ingin tahu adalah faktor penentu akan menentukan arah bisnis dengan harapan meningkatkan layanan dan menyelesaikan berbagai masalah.

3. Meminimalisir biaya bukan berarti harus jadi pelit

Ketika meminimalisir biaya, sebagian besar pengusaha akan memilih untuk mengurangi pengeluaran dengan memotong biaya produksi dan mungkin mempertimbangkan penghematan.

Namun, menurunkan biaya tidak harus selalu dengan mengorbankan keamanan kerja karyawan tetapi bisa dilakukan dengan perbaikan bisnis melalui perampingan produktivitas dan peningkatan efisiensi.

Tidak diragukan lagi pandemi yang berkembang masih diwarnai dengan ketidakpastian dan ada banyak hal yang tidak diketahui

Namun, dari kesulitan kita juga dapat membangun kekuatan dan ketahanan bisnis, yang secara positif menantang pengusaha untuk memperluas wawasan dan menumbuhkan percikan karakter wirausaha inovatif dengan ketahanan di tengah kondisi apa pun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krisis ekonomi tips bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top