Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tiga Alasan Feedback Konsumen Penting untuk Bisnis E-commerce

Pelanggan membuat bisnis Anda berputar, dan tidak mungkin untuk sebuah merek tumbuh sendiri tanpa bantuan dari kritik dan saran membangun konsumen.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  18:42 WIB
Ecommerce - alleywatch.com
Ecommerce - alleywatch.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Ketika Anda menjalankan bisnis e-commerce, Anda membutuhkan feedback atau umpan balik dari pelanggan untuk memenuhi tujuan dan target bisnis Anda.

Pelanggan membuat bisnis Anda berputar, dan tidak mungkin untuk sebuah merek tumbuh sendiri tanpa bantuan dari kritik dan saran membangun konsumen.

Di samping menunjukkan kegiata penjualan dan ekspansi bisnis, apakah Anda benar-benar memahami pentingnya umpan balik pelanggan?

"Ini lebih dari sekadar pendapat seorang pelanggan, itu juga bukti sosial bahwa konsumen lain perlu bergerak maju dengan merek Anda dan menghasilkan konversi," seperti dikutip melalui Forbes, Selasa (4/8).

Sebelum pengunjung dapat berubah menjadi pelanggan, mereka perlu tahu merek Anda akan memunuhi kebutuhan mereka dan memiliki tujuan terbaik.

Bisnis dengan toko fisik emiliki keuntungan berkomunikasi tatap muka dengan pelanggan mereka dan secara teratur mengumpulkan umpan balik.

Tetapi toko e-commerce perlu secara aktif mencari ulasan dan keluhan konsumen untuk memahami apa yang berhasil dan apa yang tidak.

Mari kita dalami beberapa alasan mengapa umpan balik pelanggan penting bagi bisnis untuk dapat terus berkembang.

1. Alat untuk memantau kepuasan pelanggan.

Memantau kepuasan pelanggan jauh lebih mudah dilakukan ketika Anda secara konsisten mengumpulkan umpan balik. Anda dapat melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk memastikan bahwa merek Anda memberi mereka apa yang mereka butuhkan dan memberikan solusi.

2. Meningkatkan produk dan layanan.

Bisnis Anda bergantung pada produk dan layanannya untuk mendorong penjualan dan menumbuhkan basis pelanggannya. Umpan balik pelanggan yang paling banyak berkisar pada pengalaman dengan produk. Baik positif atau negatif, pengguna online untuk menyampaikan pendapat dan keprihatinan mereka yang sebenarnya sehingga pelanggan lain dapat membuat keputusan sendiri. Tidak hanya bermanfaat bagi pelanggan, itu juga bermanfaat bagi Anda.

3. Membuat konten yang relevan.

Lebih mudah membuat konten yang disesuaikan dengan target pasar Anda ketika Anda mendengarkan apa yang mereka inginkan secara langsung. Anda dapat bertanya kepada mereka apa yang ingin mereka lihat lebih banyak, masalah apa yang ingin mereka selesaikan dan banyak lagi. Lihat audiens Anda sebagai bagian dari kesuksesan Anda, dan dapatkan umpan balik yang jujur, tidak peduli seberapa negatifnya itu. Anda perlu mendengarkan kritik orang untuk meningkatkan bisnis Anda dan mencapai tingkat yang lebih tinggi.

Meskipun penting untuk melakukan penjualan dan memasarkan produk Anda, umpan balik pelanggan sama pentingnya untuk diperhatikan.

Dengan umpan balik jujur mereka, Anda dapat menempatkan bisnis Anda di depan para pesaing dan memberikan audiens apa yang mereka inginkan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

entrepreneur tips bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top