Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tips Mengelola Keuangan Bagi 'Generasi Sandwich'

Generasi sandwich adalah seseorang yang keberadaannya terhimpit, sebab membiayai orangtuanya dan anak-anaknya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 September 2020  |  05:50 WIB
Tips mengatur keuangan - Bisnis/Yayan Indrayana
Tips mengatur keuangan - Bisnis/Yayan Indrayana

Bisnis.com, JAKARTA - Di Indonesia jumlah generasi sandwich cukup banyak. Generasi ini merupakan tulang punggung bagi anak-anak dan orangtuanya.

Aliyah Natasha CFP MSc, financial planner & educator menurunkan pengeluaran untuk berobat dan perawatan kesehatan merupakan biaya tak terduga yang paling besar dan dapat menghabiskan aset serta harta yang telah dikumpulkan oleh generasi sandwich untuk persiapan dana pensiun.

Mengatur keuangan untuk mempersiapkan dana pensiun serta investasi harus dilakukan sedini mungkin, khusus untuk generasi sandwich.

Aliyah mengatakan bahwa sangat penting bagi generasi sandwich untuk memilih asuransi dengan cermat. Asuransi merupakan produk finansial yang berperan sebagai protektor kesehatan dan kelangsungan kesejahteraan bagi seluruh anggota keluarga mulai dari orangtua, pasangan dan anak-anak.

"Jika anggota keluarga atau pencari nafkah jatuh sakit, maka asuransi akan berikan proteksi dengan menanggung biaya perawatan," kata Aliyah dalam peluncuran Avrist Prime Hospital Surgical, seperti dikutip dari Antara.

Disiplin menabung juga tidak boleh dilupakan dalam mengatur keuangan. Penetapan level prioritas tersebut dapat membantu untuk mempersiapkan dana pensiun dan biaya tak terduga.

"Kunci agar bisa menabung adalah spend less and save more. Tanamkan pola pikir bahwa cara terbaik hidup nyaman adalah dengan mempersiapkan tunai cadangan ekstra dan memiliki investasi sebagai bahan bakar untuk bertahan hidup sampai akhir hayat," ujar Aliyah.

Aliyah mengungkapkan bahwa generasi sandwich harus bisa menentukan gol finansialnya seperti membuat daftar untuk masa depan dan hal apa yang bisa dijadikan investasi jangka panjang.

"Tiga tujuan pokok uang adalah untuk kebutuhan hari ini, besok, dan masa depan. Buat daftar detil tujuan hidup seiring dengan perkembangan hidup. Hal tersebut akan membantu dalam menentukan produk investasi yang cocok," kata Aliyah.

Hal terakhir yang harus diperhitungkan dalam mengatur keuangan adalah melek investasi. Selain menabung, investasi dapat memenuhi dana pensiun untuk masa depan, namun memilih investasi pun harus kritis agar tidak salah langkah atau tertipu.

"Sebagai salah satu cara agar mengoptimalkan uang sembari melawan inflasi, buah dari investasi yang benar adalah return profit yang dapat mempercepat pencapaian gol finansial," ujar Aliyah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kiat manajemen generasi muda tips keuangan
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top