Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berkreasi Buat Masker Decoupage Sendiri dengan Paket DIY Naturacraft

Penjualan masker Naturacraft bisa berkisar 200 potong hingga 800 potong setiap bulan.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 19 September 2020  |  21:58 WIB
Masker Naturacraft. - istimewa
Masker Naturacraft. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Untuk mengisi waktu luang di masa pandemi, saat di rumah saja, banyak masyarakat yang memanfaatkannya dengan menjalankan hobi baru. Salah satu hobi yang menarik untuk dijalankan adalah seni kerajinan decoupage.

Mungkin banyak masyarakat yang belum familiar dengan istilah decoupage. Seni kerajinan decoupage sendiri merupakan seni menghias suatu objek dengan menempelkan kertas tissue bermotif –khusus- ke permukaan sebuah objek.

Bagi Anda yang ingin menyalurkan hobi membuat seni kerajinan, Naturacraft menyediakan starter kit yang berisi paket siap pakai sehingga orang bisa melakukan kerajinan tangan sendiri di rumah.

Produk starter kit atau yang lebih dikenal dengan istilah do it yourself (DIY) kali ini menggunakan bahan utama berupa masker polos yang dibuat dengan menggunakan bahan kain belacu di bagian luar dan kain katun lembut di bagian dalam. “Kain belacu sangat cocok untuk diberi decoupage sementara lapisan katun di dalamnya memberikan kenyamanan di kulit."

Selain itu, di dalamnya juga dilengkapi dengan tisu decoupage yang tersedia dalam berbagai motif. Dengan demikian konsumen bisa berkreasi sekaligus menggunakan produk masker yang telah dibuat sendiri.

“Jadi untuk starter kit ini kita project bikin masker. Sudah ada masker polos di dalamnya, kuas, gunting, lem, itu bisa untuk buat satu produk jadi. Harganya mulai dari Rp50.000,” ujar Nissa Nuraini, pemilik Naturacraft.

Jangan khawatir untuk membuatnya sendiri, sebab Naturacraft telah menyediakan free tutorial yang diupload melalui channel youtube maupun instagram naturacraft, cara membuatnya pun cukup sederhana.

Selain itu, meski decoupage nya terbuat dari bahan tisu, masker tetap bisa dicuci dengan perlakuan khusus yaitu harus dicuci tersendiri dan tidak dianjurkan untuk dicuci menggunakan mesin dan jangan digosok pada bagian decoupage sebab ini bukanlah sablon.

“Tambah kreatif, tambah juga penghasilan di rumah karena selain untuk diri sendiri, hasilnya juga bisa dijual.”

Meski keluaran baru, produk DIY tersebut ternyata cukup diminati. Setiap minggu penjualan rata-rata mencapai 200 pcs atau sekitar 800 pcs perbulan. Sebagian ada yang membeli masker yang sudah dihias dengan decoupage, sebagian lainnya membeli produk starter kit sehingga bisa mengkreasikan seni decoupage sendiri saat di rumah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri kreatif kerajinan masker
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top