Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Industri Ini Masih Aktif Rekrut Pekerja di Tengah Pandemi

Survei JobStreet Indonesia mencatat bahwa selama periode April hingga Juni 2020 ada lebih dari 300 juta pencarian kerja melalui platformnya, naik 11% dari periode yang sama tahun lalu.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 07 Oktober 2020  |  14:10 WIB
Pencari kerja mengisi aplikasi berkas lamaran pekerjaan di sebuah stan perusahaan pada bursa kerja di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (17/3). - Antara/R Rekotomo
Pencari kerja mengisi aplikasi berkas lamaran pekerjaan di sebuah stan perusahaan pada bursa kerja di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (17/3). - Antara/R Rekotomo

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi telah memengaruhi kemampuan perusahaan untuk menjalankan operasional dan menjaga cash flow tetap lancar.

Badan Pusat Statistik mencatat bahwa 82,85% atau 8 dari 10 perusahaan mengalami penurunan pendapatan. Ada 84,2% usaha mikro kecil (UMK) dan 82,29% usaha menengah besar (UMB) mengalami penurunan pendapatan.

Efisiensi menjadi tak terelakkan yang menyebabkan jutaan pekerja terpaksa kehilangan mata pencahariannya.

Survei JobStreet Indonesia mencatat bahwa selama periode April hingga Juni 2020 ada lebih dari 300 juta pencarian kerja melalui platformnya, naik 11% dari periode yang sama tahun lalu.

Pencarian kerja sekarang menjadi lebih kompetitif sehingga perlu adanya penyesuaian, baik dari pencari kerja maupun perusahaan. Bagi pencari kerja ini adalah saat yang tepat untuk mengasah kompetensi agar lebih relevan dengan apa yang dibutuhkan oleh perusahaan perekrut.

"Jika pekerja mempunya kepercayaan diri berkat kompetensi yang relevan dengan industri, ini dapat membanru mereka mendapatkan pekerjaan," ujar Country Manager JobStreet Indonesia Faridah Lim, dalam webinar yang diadakan Rabu (7/10).

Di antara perusahaan yang harus melepas pekerjanya, ada pula industri yang masih aktif merekrut pekerja di tengah pandemi, di antaranya yang tercatat oleh platform JobStreet seperti:

1. Manufakur/Produksi
Jumlah Lowongan: 5.273
Contoh Posisi: Supervisor produksi, purchasing staff, operator produksi, drafter, warehouse manager, admin gudang, IT staff

2. General Trading & Grosir
Jumlah Lowongan: 2.703
Contoh Posisi: Sales executive, digital marketing, sales engineer, accounting, IT support, business dev manager, kepala gudang

3. Perbankan/Layanan Keuangan
Jumlah Lowongan: 2.497
Contoh Posisi: Desk collection, account officer, IT programmer, digital marketing, relationship manager funding, legal staff, credit analyst

4. Ritel/Merchandise
Jumlah Lowongan: 2.485
Contoh Posisi: Digital marketing, graphic designer, content creator, store manager, social media specialist, web developer, kepala gudang

5. Komputer/Teknologi Informasi
Jumlah Lowongan: 2.232
Contoh Posisi: Full stack developer, backend developer, system analyst, project manager, android & iOS developer, web developer, UI/UX designer, system engineer, software tester, technical writer

Adapun, menurut Nurma Midayanti Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan BPS, situasi serba terbatas ini harus disikapi dengan langkah kreatif.

"Pengayaan kompetensi dengan dipadukan oleh teknologi informasi yang dapat menjadi solusi bagi pencari pekerja," katanya.

Jika lamaran Anda belum dijawab bukan berarti tidak ada peluang di luar sana.

Nurma menggarisbawahi dalam kondisi seperti sekarang industri kreatif justru memberikan lebih banyak peluang bagi mereka yang dibekali dengan keterampilan serta kompetensi yang sesuai dengan kondisi sekarang.

Perhatikan teknologi dan ekonomi kreatif mengalami lonjakan yang signifikan saat ini didorong oleh perubahan kebiasaan konsumsi masyarakat. Hal ini juga mempengaruhi banyak orang yang bergeser dari sektor formal ke informal.

"Kompetensi pekerja, digabung dengan keterampilan di bidang teknologi, dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya dengan menjadi pengusaha," ujar Nurma yang menambahkan bahwa opsi ini dapat menjadi salah satu exit plan yang dapat membantu pekerja yang dihadapi oleh PHK di tengah pandemi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perusahaan pekerja
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top